oleh

‘Banthayo Poboide’ Simbol Adat Budaya Kabupaten Gorontalo Rampung

RGOL.ID.GORONTALO – Rumah adat ‘ Banthayo Poboide’ yang menjadi simbol kebudayaan dan adat istiadat masyarakat Kabupaten Gorontalo akhirnya rampung.

Hal itu pula sejalan dengan semangat daerah yang sangat menjunjung tinggi falsafah adat budaya dinilai dari simbol-simbol adat yang ada didaerah itu.

Tidak hanya itu, budaya yang disinkronkan dengan nilai nilai religi, agama, tampak nyata ditengah ibukota.

Alhasil, taman budaya, rumah adat dan masjid agung disulap menjadi satu kawasan oleh pemerintah dibawah semangat Bupati Nelson Pomalingo kala itu.

Lihat saja. Jika sebelumnya, bangunan yang dulunya hanya menghadap ke perkantoran pemerintah. Kini halaman depannya menjadi dua sisi. Satunya menghadap kearah Masjid Agung Baiturrahman Limboto.

Dipenghujung tahun ini bangunan itu rampung. Kemegahannya tampak terlihat rapih dengan balutan Coklat kayu dan ornamen hijau kuning, ciri khas pemerintahan saat ini.

Meski memang sempat terkatung-katung, dan menjadi buah bibir masyarakat, akhirnya diera pemerintahan Nelson Pomalingo dan Hendra Hemeto bangunan itu selesai.

Nantinya pemerintah, segera akan melaksanakan kegiatan kegiatan disana. Beragam kegiatan adat pastinya akan dipusatkan di ‘Banthayo Poboide’ itu.

Salah seorang warga, Yusuf. Mengaku puas dengan keberadaan rumah adat ini. ” Akhirnya selesai juga. Dan dari sini, rangkaian simbol adat bersendi sara, sara bersendi kitabullah jelas terlihat.” Pungkasnya

” Bisa dilihat, taman budaya, rumah adat, ornamen Alquran, hingga masjid agung tampak menyatu, menghiasi indahnya pusat kota Limboto dibawah kokohnya Menara Pakaya Tower Kabupaten Gorontalo.” Tandasnya. (Qn)


Jangan Lewatkan

Komentar