oleh

Bappeda Jelaskan Soal Indeks Inovatif, Kinerja Pemda Boalemo Terus Meningkat

-Boalemo-295 Pengunjung

RGOL–Terkait Penilaian Indeks Inovatif daerah tahun 2020 yang dirilis Kemendagri mendapat penjelasan dari Bappeda Boalemo. Sekretaris Bappeda Boalemo Andreas Aji. Menurutnya penilaian indeks inovatif bukan berarti kinerja pemerintah Boalemo rendah.Ini dua hal yang berbeda.

Untuk kinerja sendiri, Pemda Boalemo telah terlihat dalam peningkatan penilaian SAKIP, dari predikat nilai CC menjadi B. Begitu juga dangan pengelolaan keuangan daerah pemda Boalemo. Dalam kurun wktu 4 tahun terakhir telah meraih 4 kali predikat WTP, penghargaan treasury award, dan kinerja dalam pengendalian inflasi daerah. Pemda Boalemo telah dinobatkan sebagai daerah terbaik 1 se sulawesi pada tahun 2020.

Dan untuk LPPD masih menunggu hasil penilaian ditahun ini. Dan untuk kinerja pemda lainnya telah mendapatkan pengarhargaan, sudah pernah dipublis melalui media.

Soal penilaian Indeks Inovatif daerah tahun 2020 dimana Boalemo masuk kategori kurang inovatif diakuinya. Tapi bukan berarti Boalemo tanpa inovatif. Menurutnya penilaian indeks inovasi daerah yang dilakukan dan dilaksanakan oleh kemendagri berdasarkan laporan inovasi yang diinput melalui system yang dibuat oleh kemendagri. Hanya saja kabupaten Boalemo belum melaporkannya.

Inovasi inovasi yang dibuat oleh pemda kabupaten Boalemo. Antara lain, (BMW) Gerakan Masyarakat dan ASN Beramal di Bumi Damai Bertasbih, GERBANG SAKINAH dan GRADASI oleh Dikes, BOALEMO MOPOMULO oleh dinas pangan, SIKELE oleh dinas DKP, GERPADA dari diskumperindag, LOTOLO LOMOTU dari dukcapil dan beberapa inovasi yang dibuat oleh OPD lainnya.

” Jadi ada banyak inovasi yang dibuat oleh pemerintah kabupaten Boalemo. Hanya saja, ada beberapa faktor pendukung yang menjadi kriteria penilaian yang belum terpenuhi sehingga kami belum melaporkanyaā€¯ujar Andreas. Diakuinya Plt. bupati Boalemo Ir Anas Jusuf dari awal tahun 2021 ini, selalu menggenjot agar setiap OPD bisa melahirkan inovasi-inovasi baru.

Dan harus memenuhi standar penilaian oleh kemendagri.Bahkan sebelumnya BAPPEDA Boalemo telah berinisitif memberikan penguatan ditingkat OPD-OPD melalui workshop kelitbangan didalamnya membahas tentang kriteria kriteria yang menjadi penilaian inovasi oleh Kemendagri.

“Tahun ini, kabupaten boalemo baru melaporkan 1 inovasi OPD yang akan dinilai oleh kemendagri. Insya Allah akan disusul dengan inovasi-inovasi dari OPD lain, yang sementara proses perampungan faktor faktor pendukung penilaian,’ ujar Andreas Adji (riel/rg)


Komentar