Baru 3 Hari di Lokasi Pengabdian, Mahasiswa KKN Kebangsaan Luncurkan Aplikasi Kependudukan

Kegiatan Launching aplikasi kependudukan desa Bonda Raya dan Lokakarya Desa, yang diprakarasai mahasiswa KKN Kebangsaan, Senin (24/07)

RadarGorontalo.com – Baru tiga hari di lokasi pengabdian, mahasiswa KKN Kebangsaan yang ditempatkan di desa Bonda Raya, kecamatan Suwawa Selatan, kabupaten Bone Bolango, mampu menghadirkan sesuatu yang inovatif. Senin (24/07) kemarin, di kantor Desa Bonda Raya, mereka telah meluncurkan aplikasi kependudukan. Apilkasi ini akan membantu dan memudahkan aparat desa dalam pencatatan kependudukan.

“Selama dua hari, setelah kita ditempatkan di desa ini, kita tidak hanya melakukan observasi, melainkan juga membuat aplikasi kependudukan. Tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikan aplikasi yang hari ini (kemarin, red) sudah kita luncurkan, dan bisa dimanfaatkan oleh aparat desa,” kata Koordinasi Kelompok KKN Kebangsaan desa Bonda Raya, Ahmad Rifai.

Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah pelayanan pencatatan kependudukan di desa Bonda Raya. Menurut Ahmad Rifai, pencatatan kependudukan di desa Bonda Raya selama ini masih menggunakan cara manual. “Aplikasi ini masih menggunakan jaringan lokal, karena belum ada jaringan internet. Tapi aplikasi ini sudah bisa digunakan untuk mengakses informasi kependudukan. Dan dengan menggunakan smartphone spek tertentu, Ayahanda (Kepala Desa, red) akan bisa mengontrol penduduknya. Dengan aplikasi ini, aparat desa dapat dengan mudah meng-update penduduk,” kata Ahmad Rifai yang didampingi mahasiswa lainnya, yang berasal dari Universitas Mulawarman (UNMUL), UNSOED, ISI, IBSI dan UNG.

Selain me-launching aplikasi kependudukan, mahasiswa KKN Kebangsaan desa Bonda Raya, juga telah menggelar Lokakarya Desa. Kegiatan ini dihadiri oleh 55 KK beserta staf kantor desa. Mahasiswa KKN Kebangsaan memaparkan usulan program, hasil observasi potensi desa, dan aspirasi serta usulan program dari masyarakat desa Bonda Raya. “Kita juga sudah membangun komunikasi dan sharing dengan unsur pemuda desa Bonda Raya, termasuk Karang Taruna. Ini sangat penting, dalam rangka pelaksanaan program-program yang membutuhkan partisipasi unsur yang ada di desa, terutama generasi muda,” kata Ahmad.

Kehadiran mahasiswa peserta KKN Kebangsaan di desa Bonda Raya, disambut antusias oleh masyarakat dan aparat desa. Kepala Desa Bonda Raya, Mohammad Alim mengungkapkan, bahwa kehadiran mahasiswa KKN Kebangsaan dapat langsung dirasakan manfaatnya, terlebih mereka telah membantu pemerintah desa dalam memudahkan pelayanan. “Melalui program pembuatan sistem informasi dan administrasi berbasis teknologi informasi, mereka telah membuat aplikasi kependudukan. Ini sangat membantu kita dalam pencatatan kependudukan. Dengan aplikasi ini, staf desa tidak lagi menggunakan cara manual, melainkan sudah bisa mencatatkan nama-nama penduduk desa Bonda Raya di perangkat komputer,” kata Mohammad Alim, sembari menambahkan pihaknya masih tetap akan menunggu inovasi-inovasi lainnya yang akan dihadirkan mahasiswa KKN Kebangsaan.(rg-40)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.