oleh

BEM UG Tolak Revisi UU KPK

-Kampus, Pendidikan-275 Pengunjung

RGOL.ID, Gorontalo – Mahasiswa di lingkungan Universitas Gorontalo (UG) dibawah koordinir Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gorontalo (BEM-UG) menyerukan penolakan terhadap rencana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

Hal ini ditandai dengan aksi di lingkungan kampus UG dan berakhir di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Kamis (12/9).

Selain berorasi, dalam aksi itu juga BEM UG menggalang tanda tangan kepada para pimpinan, dosen dan mahasiswa di lingkungan kampus perjuangan tersebut terhadap petisi penolakan rencana revisi UU KPK.

Dukungan tanda tangan menolak revisi UU KPK ini dibubuhkan dalam sebuah kain dan baliho putih sepanjang 3 meter, yang diawali oleh Rektor UG Dr. Ibrahim Ahmad, SH.,MH, kemudian disusul Wakil Rektor 2 UG Dr. Dikson Junus, MPA, Dekan Fakultas Hukum Dr. Yusrianto Kadir, SH.,MH dan sejumlah dosen pengajar serta mahasiswa di lingkup UG.

Aksi kemudian berlanjut di bawah Pakaya Tower hingga depan Kantor DPRD Kabgor, dimana masa aksi menyampaikan aspirasinya di hadapan para anggota DPRD Kabgor dan diterima langsung salah seorang aleg, Eman Mangopa.

Salah seorang orator, Titon Yasin mengaku dalam orasinya di hadapan para Aleg Kabgor, dirinya menyampaikan permintaan massa aksi, dimana anggota DPRD Kabgor agar transparan dalam upaya penolakan rencana revisi UU KPK.

Aksi ini pun dibarengi dengan teatrikal jalanan dengan membawa sebuah keranda (miniatur peti mati) sebagai tanda matinya keadilan dan kebenaran di negeri ini, sekaligus memberikan dukungan kepada KPK agar tidak gentar dalam memberantas kasus korupsi di bangsa ini khususnya di wilayah Gorontalo.

“Alhamdulillah, kami (massa aksi) diterima oleh salah seorang Aleg Kabgor dari Fraksi PKS yaitu Bapak Eman Mangopa, dan beliau juga mengatakan, jika seluruh fraksi di DPRD Kabgor sepakat untuk menolak rencana revisi UU KPK tersebut,” jelas Titon.

Perlu diketahui, dalam aksi tersebut yang bertindak sebagai korlap adalah Fajrin Bilondatu, dengan dibantu sejumlah orator diantaranya, Titon Yasin, Rivalen Saputra, Abd. Syarif dan Caesar Vernando Kamu.
(tr10)


Komentar