oleh

Berkunjung ke Sulteng, Gubernur Tetap Ikuti Prosedur PSBB

Gorontalo (rgol.id) – Meski menjabat sebagai gubernur, Rusli Habibie tidak memanfaatkan jabatannya untuk berbuat semaunya. Buktinya, saat dirinya hendak keluar masuk perbatasan darat antara Kabupaten Pohuwato dan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (10/6) kemarin.

Seperti warga Gorontalo lainnya, Gubernur Rusli masuk dengan membawa surat rekomendasi kesehatan bebas covid-19. Surat dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan usai Rusli dan istrinya Idah Syahidah menjalani rapid test dengan hasil non reaktif.

“Harus ikuti protokol yang ada. Masa’ saya yang buat aturan saya yang langgar? Makanya sehari sebelum ke Parigi Moutong saya bersama ibu minta di rapid test. Termasuk pimpinan OPD dan semua pendamping yang ikut,” jelasnya.

Sekembalinya dari Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulteng, Gubernur Rusli bersama istri diminta melewati bilik disinfektan. Setelah itu keduanya diminta memperlihatkan surat rekomendasi rapid test bebas covid-19 dan diperiksa suhu tubuhnya.

Gubernur Rusli Habibie didampingi Idah Syaidah saat menghadiri kegiatan menteri kelautan dan perikanan, di Parimo Sulteng, kemarin (f.hms/salman)

Kunjungan kerja Gubernur Rusli ke Parimo untuk memenuhi undangan Gubernur Sulteng Longki Janggola. Di Desa Sijoli, Kecamatan Moutong, Parimo itu Gubernur Rusli menghadiri peletakan batu pertama tambak udang vaname yang dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Mey-25)

Komentar