oleh

Bisakah Nelson Marten Berpasangan?

-Headline, Politik-613 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Bisakah Marten Nelson dipadukan pada Pilgub nanti? Pertanyaan ini tentu mudah menjawabnya, bukankah dalam politik tak ada yang tak mungkin. Apalagi kedua tokoh ini sudah beberapa kali bekerja sama, baik itu di UNG maupun di UMG.

Selain itu, mereka sama-sama kuliah di Manado dan hubungan komunikasi diantara mereka tak pernah putus. Jadi bisa saja dua tokoh ini berpasangan, yang satu Walikota dan yang satunya lagi Bupati, mereka berdua baru akan selesai pada 2024 nanti bertepatan dengan Pilkada Serentak.

Bayangkan jika dua daerah dengan penduduk terbesar di Gorontalo bersatu mendudukung Nelson – Marten, maka pasti mereka sangat kuat sekali. Pertanyaan kedua, siapa papan satu dan papan dua, dan apakah ada yang legowo di papan dua.

Sekali lagi, tak ada yang tak mungkin, bukankah politik itu kompromi, lalu bagaimana dengan dana? Dana memang bukan segala-galanya, tetapi dana juga dibutuhkan, tetapi percayalah jika Allah menghendaki pasti ada saja jalan menuju singgasana. Allah pasti akan membuka jalan bagi orang – orang yang dia kehendaki.

Dan Allah punya cara – cara yang tak terduga untuk menaikan derajat seseorang. Ketua DPW PPP dan Ketua Golkar Kota ini memang bisa merupakan pasangan kuat, begitu kata sejumlah tokoh di dua daerah itu, bahkan Fadel Muhammad sangat suka dua tokoh ini berpasangan.

Menurut dia, cara berpikir dan bekerja dua tokoh ini dangat dibutuhkan Gorontalo, itulah alasannya mengapa Wakil Ketua MPR dan juga Ketua Lamahu itu menyodorkan dua nama tersebut.

Memang sangat ramai kalau kader – kader lokal yang bertarung di Pilgub nanti. Seperti diketahui, beberapa partai punya jagoan masing-masing, Nasdem punya Hamim untuk tingkat lokal, begitu pula PPP ada Nelson, Gerindra ada Elnino, PDIP ada Kris dan Tonny Yunus, sementara Golkar punya Marten, Syarief dan Idah Syahidah, dan dari jalur perseorangan ada Idris Rahim.

Banyak kalangan memprediksi Golkar terbagi dua sampai tiga, mungkin Golkar akan mencalonkan Tonny – Syarief, atau Idah – Syarief, bisa juga Roem Kono atau Marten, karena itu tokoh – tokoh Golkar ini akan maju dengan partai lain. (awal-46)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.