oleh

BNNK Bonebol Gelar Workshop Lingkungan Masyarakat

-Bone Bolango-191 Pengunjung

RGOL.ID, Gorontalo – Melalui Seksi Pencegahan dan Masyarakat (P2M), BNNK Bone Bolango menggelar kegiatan workshop lingkungan masyarakat. Bertempat di Maqna Hotel, Senin (02/09). Sebanyak 20 peserta merupakan kepala Desa di wilayah Kabupaten Bone Bolango mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan di buka langsung oleh Kepala BNNK Bone Bolango, Abdul Haris Pakaya, Dalam sambutannya Haris menyampaikan bagaimana menyusun rencana aksi kegiatan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) khususnya di tiap desa nantinya.

Serta dihadiri juga sejumlah narasumber yang berkompeten diantaranya Sekda Bone Bolango, H.Ir. Ishak Ntoma, M.Si, Kepala BNNP Gorontalo, Brigjen Pol. Oneng Subroto, SH, MH, Kepala DPMD, Suleman Panigoro, S.Pd, dan juga Kasie P2M, Mulyati Imran, SKM.

Menurut Suleman Panigoro selaku Kepala DPMD, untuk pembentukan Desa Bersinar, pada proses penganggaran Desa Bersinar dan juga penganggaran Alat Test urine di masing-masing desa minimal mampu mendeteksi dini sebagai upaya penanggulangan dan penyalahgunaan Narkoba kepada aparat desa.

“Sehingga diperlukan peranan para kepala desa agar dapat melaksanakan program desa bersinar dan mengganggarkan pelaksanaan Test urine sebagai upaya deteksi dini bagi penanggulangan penyalahgunaan narkoba”, pungkasnya.

Pada Peraturan Daerah Bupati Bone Bolango Nomor 15 tahun 2018 tentang P4GN, serta penyamatan pin untuk Penggiat anti narkoba dengan secara simbolis diberikan kepada kepala desa di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Sementara itu strategi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, SEKDA Bone Bolango, Ishak Ntoma berharap agar para kepala desa dapat memberdayakan masyarakatnya khususnya pemuda di desa turut mengambil bagian menjadi relawan anti narkoba.

Nantinya akan memberikan edukasi dan infomasi tentang bahaya narkoba sehingga upaya dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba bisa di mulai dari diri sendiri, keluarga, tingkat dusun dan desa.

Diakhir acara pada materi peraturan desa bersinar, Kasie P2M, Mulyati Imran, SKM menyampaikan bagaimana juknis pembentukan peraturan desa bersinar haruslah berlandasan hukum,asas dan tujuan, ruang lingkup, serta pendanaan, tutupnya. (Nre/Tr07)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.