Boalemo Banjir Lagi, Ribuan Jiwa Terdampak

Paket bantuan disiapkan oleh pemerintah bagi korban banjir.

RadarGorontalo.com – Sebanyak 2.801 jiwa warga Kabupaten Boalemo terkena dampak banjir yang terjadi pada tanggal 21-23 April. Sesuai data yang diperoleh awak RADAR Gorontalo dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos-PMD) Kabupaten Boalemo, sebanyak 1.026 Kepala Keluarga (KK) harus rela rumahnya terendam akibat genangan air setinggi 30-50 centimeter.

Banjir kali ini menerjang beberapa titik yakni Desa Harapan, Mekar Jaya, Sukamaju, Bongo Tua, Diloato, Molombulahe, Kuala Lumpur, Wonggahu, Mutiara dan Mustika. Plt Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Syafruddin Lamusu menguraikan, berdasarkan data yang diperoleh bahwa di korban terdampak banjir di desa Harapan sebanyak 665 KK (1.770 jiwa), Mekar Jaya 40 KK (156 jiwa), Sukamaju 53 KK (209 jiwa), Diloato 198 KK (666 jiwa) dan Tangkobu 70 KK. “Sementara baru data itu yang bisa kami kantongi.

Selain data korban terdampak banjir, kami juga sampaikan bahwa untuk kerugian materil seperti areal pertanian yang tergenang air mencapai ratusan hektar,” ujar Syafruddin yang juga merupakan aktifis HMI ini. Untuk areal persawahan yang tergenang berada di kawasan Wonggahu, Molombulahe, Rejonegoro, Harapan, Bongo Tua dan Diloato.

Sementara itu, pemerintah daerah Kabupaten Boalemo langsung menanggapi adanya bencana banjir ini dengan menyerahkan paket bantuan kepada para korban. Bantuan sembako tersebut diserahkan langsung oleh penjabat Bupati Boalemo Yusuf Giasi dan disaksikan oleh sejumlah pimpinan SKPD, Camat Wonosari dan masyarakat yang terkena dampak musibah banjir.Pada kesempatan itu, penjabat Bupati Yusuf Giasi menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat agar tetap waspada karena saat ini wilayah Kabupaten Boalemo masih terus diguyur hujan.

Hal ini sewaktu-waktu akan menimbulkan musibah banjir. “Saya menghimbau agar masyarakat tetap waspada dimana tingginya curah hujan diwilayah ini sewaktu-waktu akan menimbulkan banjir,” ungkap Yusuf. Usai menyerahkan bantuan maka penjabat Bupati Yusuf Giasi bersama perwakilan Balai Wilayah Sungai Sulawesi II dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo langsung melakukan rapat bersama yang membahas beberapa langkah dan upaya untuk meminimalisir dampa banjir khususnya bagi kawasan yang berada di bantaran sungai Paguyaman.

Tak hanya pemerintah daerah, perhatian terhadap korban banjir ini juga diberikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Oktohari Dalanggo. Pemilik DM 3 C ini rencananya akan memimpin rombongan Komisi III untuk meninjau lokasi banjir di wilayah Paguyaman dan Wonosari. Kunjungan ini diagendakan pada Selasa(25/4)hari ini. “Kita akan turun mengunjungi titik lokasi banjir. DPRD akan berupaya mencarikan solusi bersama pemerintah daerah,” ucap politisi Partai Golkar ini. (RG-59)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.