oleh

Buol tak akan Diintervensi, Talib: Gorontalo Ikut Campur Ketika sudah di DPR RI

BOTU (RG) – Kehendak masyarakat dari kabupaten Buol provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang ingin bergabung menjadi bagian dari rakyat serta wilayah provinsi Gorontalo, tidak dipungkiri membutuhkan beragam proses dan tahapan yang harus dilakukan.

Yang mungkin tidak cukup dalam hitungan hari dan minggu saja. Namun bisa berbulan-bulan, bahkan tahunan. Karena bagaimana pun, diakui oleh jajaran Komisi I Deprov, aspirasi yang sudah disampaikan oleh masyarakat dari kabupaten yang berbatasan dengan kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) di belahan utara dari pulau Sulawesi itu, harus beroleh persetujuan atau legalitas resmi pula, dari tingkatan pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat, sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Karena hal itu secara tidak langsung akan turut berpengaruh pada administrasi dan tatanan wilayah, baik di provinsi Sulteng, maupun kelak di provinsi Gorontalo, ketika sudah beroleh persetujuannya sampai di tingkat pemerintahan pusat.

Olehnya, Ketua Komisi I Deprov, AW Talib, yang didampingi Wakil Ketua-nya, Siti Nurain Sompie, mengaku pihaknya sama sekali tidak akan mengintervensi atau ikut campur terkait keinginan dari masyarakat Buol yang ingin bergabung dengan provinsi Gorontalo itu.

“Sebab, itu ada proses yang bertahap harus dilalui. Mulai dari persetujuan di tingkat pemerintahan kabupaten/kota-nya, bupati dan DPRD, lalu ke pemerintahan provinsi Sulteng dan DPRD-nya, hingga pengajuannya ke pemerintah pusat dan DPR RI.” ungkap AW Talib.

“Olehnya, terkait proses-proses selama di pemerintahan daerah mereka itu, kami (Deprov) tidak akan mengintervensi-nya.” tukas Talib dan Siti, senada.

Akan tetapi, lanjut kedua-nya, ketika kelak sudah (dibahas) di tingkat DPR RI, atau tinggal menanti persetujuannya dari pemerintah pusat. “Nah, itu dari provinsi Gorontalo, baru bisa ikut campur.

Karena, nanti akan pula turut dimintai persetujuannya. Apakah menerima atau tidak, ketika masyarakat dari kabupaten Buol yang sudah beroleh persetujuan dari pemerintah daerah-nya (kabupaten dan provinsi), ingin bergabung ke provinsi Gorontalo,” jelas Talib, yang juga mantan anggota Komisi II DPR RI ini.

“Jadi, kita (Gorontalo) tunggu saja. Apakah aspirasi dari masyarakat Buol itu, akan berkelanjutan atau tidak. Yang jelas, Gorontalo tidak akan mengintervensi-nya,” jamin politisi PPP ini. (ayi)


Jangan Lewatkan

Komentar