oleh

Bupati Boalemo Polisikan Ketua ISNU Boalemo

-Boalemo, Hukum-286 Pengunjung

Boalemo (RGOL.ID) — Tidak terima dihina, Bupati Boalemo Darwis Moridu melalui Tim Kuasa Hukum DR. Duke Arie Widagdo, SH, MH dan Inggrid S. Bawias, SH, MH, melaporkan Rico Djaini selaku Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Boalemo. Menurut penjelasan Inggrid S.Bawiass.

Kepada awak media Tim Kuasa Hukum Bupati Boalemo Darwis Moridu memyampaikan, pihaknya telah menerima dan telah mengkaji isi pemberitaan dimedia online tertanggal 28 Mei 2020 yang diduga telah mengarah pada perbuatan penghinaan atau menyerang kehormatan pribadi seseorang dalam hal ini Bupati Boalemo.

Dimana, dalam pemberitaan tersebut telah menyebutkan bahwa “Ijazah Paket A, Paket B, dan Paket C Bupati Boalemo hanya dibeli”.

Menurut Inggrid, pernyataan tersebut, tentunya telah menyerang pribadi dan nama baik Bupati Boalemo bapak Darwis Moridu dengan menuduhkan sesuatu hal yang tidak benar melalui tulisan media online yang telah tersebar dibanyak Media Sosial, sehingga menjadi konsumsi publik mengenai keabsahan Ijazah Pendidikan Bupati Boalemo.

Oleh karena pernyataan yang tidak benar dan tidak berdasar tersebut sangat merugikan Bupati Boalemo. “Maka kami Tim Kuasa Hukum yakni, DR. Duke Arie Widagdo, SH, MH dan Inggrid S. Bawias, SH, MH yang dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama kepentingan hukum Bupati Boalemo, kami telah melakukan pengaduan secara tertulis tertanggal 29 Mei 2020 ke Polres Boalemo untuk dapat diproses secara hukum sebagaimana yang diatur didalam Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku,” papar Inggrid S.Bawiass.

Selain itu juga, Inggrid menambahkan, sebagai Kuasa Hukum yang telah mendampingi Bupati Boalemo sejak tahapan Pilkada tahun 2017, Tim Kuasa Hukum mengetahui dengan sangat jelas bahwa Ijazah Pendidikan milik Bupati Boalemo baik Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Dasar, Ijazah Paket B Setara Sekolah Menengah Pertama.

Dan Ijazah Paket C Setara Sekolah Menengah Atas adalah Surat Ijazah Pendidikan yang Resmi dan Sah bukan Ijazah yang hanya dibeli seperti pernyataan diatas, karena Ijazah Bupati Boalemo tersebut diterbitkan secara resmi oleh Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Perlu kami luruskan disini bahwa berkaitan dengan pernyataan Ijazah Pendidikan Bupati Boalemo Paket A hanya mendapat Surat Keterangan adalah tidak benar adanya. Karena Bupati Boalemo memiliki Ijazah Pendidikan untuk Tingkat Sekolah Dasar yang dapat kami buktikan dengan adanya Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) yang diterbitkan pada tahun 1982,” papar Inggrid S.Bawiass sembari menambahkan, bahwa

Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) sebagaimana yang diatur didalam Peraturan Menteri Dan Kebudayaan (PERMENDIKBUD) Nomor : 29 Tahun 2014 adalah Surat pernyataan resmi dan sah yang setara dengan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), jadi Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) milik Bupati Boalemo bukanlah Surat Keterangan Ijazah Paket A melainkan Surat Tanda Tamat Belajar untuk Sekolah Dasar yang menjadi bukti bahwa seorang peserta didik telah selesai mengikuti pendidikan dan lulus pada satuan pendidikan tersebut.

Oleh karena itu statement dari salah satu Anggota Legislatif dan juga Ketua Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) tersebut melalui media online yang telah tersebar secara luas di media sosial perlu dipertanggungjawabkan kebenarannya.(rg-45)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.