RGOL.ID (KABGOR) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Melalui Aplikasi OSS-RBA tingkat  Kabupaten Gorontalo tahun 2024,Kamis (25/1/2024).

Kegiatan yang berlangsung di gedung Dinnar Grand Hall Limboto, Kel. Hepuhulawa tersebut dibuka secara resmi Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo dan dengan mengahadirkan sejumlah nara sumber. Kegiatan itu turut dihadiri puluhan para pelaku usaha  dari sejumlah Kecamatan,misalnya kecamatan Limboto,Limboto barat, Telaga dan telaga biru

Mengawali sambutannya,Bupati Nelson mengingatkan bahwa dalam membangun satu daerah tidak boleh hanya mengandalkan Amggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Ia menegaskan,jika hanya dana APBD maka proses pembangunan lambat.karenanya,sejak dirinya menjadi Bupati ada beberapa dana yang terus didorong untuk pembangunan. Sejak dirinya menjadi bupati ada sejumlah dana yang didorong,yakni  perbankan dan dana Investasi termasuk dana para pengusaha karena mereka adalah pelaku pembangunan

“Lihat saja awal saya menjadi bupati nilai Investasi 150 miliar rupiah, ini meningkat tahun 20217 capai 1,6 Triliun dan tahun 2018 meningkat lagi menjadi 1,8 Triliun bahkan tahun 2019 mencapai 2 Triliun dan itu melampaiu APBD Kabupaten Gorontalo bahkan menariknya tahun 2020-2021 Nilai Investasi di Kabupaten Gorontalo pernah mencapai 5 Trilun,”ujar Bupati Nelson.

Lanjut Nelson,Artinya,para pengusaha ini kalau hanya mengandalkan bantuan pemerintah pasti terbatas dan mungkin mengandalkan dirinya juga bisa saja terbatas maka kita dorong juga melalui perbankan dan itu sangat terbuka lebar.

Tambah Nelson,dengan nilai Investasi terus meningkat maka uang yang beredar di masyarakat pun meningkat. Menurut Nelson, meningkatnya investasi didorong sejumlah faktor pendukung, salah satunya telah terbentuknya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sejak 2017.

“Sebagai pemerintah tentunya,pertama, kami membuat aturan,regulasi dan kedua melayani agar supaya investasi perizinan dan pengusaha itu cepat.maka dibuatlah dinas yang menopang secara terpadu kaitannya perizinan,”ujarnya.

Ia berharap,dinas PTSP harus membuat data dengan  peluang investasi sehingga para pengusaha bias melihat gambaran apa yang boleh dibuat di Kabupaten Gorontalo,baik orang gorontalo maupun orang luar Gorontalo.

“data untuk berusaha di Kabupaten Gorontalo dibuat dengan baik termasuk Standar operasional agar ada kepastian waktu. Kalaupun ada kepastian biaya dibuat,ada kepastian keterpaduan antara persyaratan-persyaratan dipenuhi misalnya,dan inilah kaitannya dengan OSS-RBA,sehingga dalam rangka itu diperlukan bimtek,pemahaman agar bia mengikuti prosuder yang ada,”imbuhnya.
Terkahir Nelson meminta kepada para peserta bimtek,karena ada para pengusaha baru dan lama untuk memberikan masukan kepada pemerintah daerah bagaimana mendorong terus investasi, usaha di Kabupaten Gorontalo bias berkembang dengan baik.

Sementara itu,kepala dinas PTSP Rachmat Mohamad menambahkan, Bimbingan Teknis OSS RBA ini Diharapkan para pelaku usaha yang hadir pun dapat melakukan proses perizinan OSS RBA secara mandiri setelah lebih memahami seluk beluk sistemnya. Pemerintah selaku regulator dan fasilitator pun dapat semakin memahami serta menginventarisir permasalahan dan hambatan pelaksanaan perizinan berusaha melalui OSS RBA untuk nantinya menemukan solusi yang tepat.

Ia mengatakan,perizinan dalam berusaha adalah unsur yang sangat vital didalam setiap bisnis,karena tanpa izin suatu usaha dianggap tidak sah dan tentu akan berpengaruh besar terhadap pendapatan.
“Proses memperoleh izin bukanlah hal mudah dan cepat bahkan ada yang menganggap birokrasi yang sulit dilewati sehingga menanggapi hal tersebut pemerintah telah menghadirkan OSS sebagai aplikasi perizinan berupa berusaha secara terintegrasi secara elektronik dan dimanfaatkan untuk memperoleh izin usaha bagi mikro kecil,usaha menegah,dan besar baik dalam bentuk perorangan maupun badan usaha. Melalui OSS para pelaku usaha dapat melakukan pendaftaran dan mengurus penerbitan izin usaha,penerbitan izin komersial dan atau operasional secara terintegrasi,”tandas Rachmat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.