oleh

Bupati Letakkan Batu Pertama Mesjid Ar-Rhauda Hepuhulawa

RGOL. ID.GORONTALO – Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo didaulat meletakkan batu pertama pembangunan Mesjid Ar-Raudah di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Senin kemarin (7/13).

Mesjid Yang dibangun diatas tanah hibah keluarga besar Mopili-Ano ini berada diatas tanah seluas 15 meter persegi yang merupakan hasil wakaf keluarga. ” Ya, kami melihat tidak adanya rumah ibadah mesjid di kompleks ini maka kami berinisiatif membangunnya diatas tanah hibah ini., ” tukas Elizabeth Mopili.

Pihak keluarga lainnya, Thomas Mopili Yang juga Aleg Provinsi sangat berharap kelak mesjid ini berdiri Dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat disetiap kegiatan keagamaan.

” Apalagi juga nanti, disebelah Mesjid ini, Insya Allah akan kami bangun pondok pesantren. Dengan begitu semoga semua kegiatan keagamaan bisa digelar disini secara kontinyu, ” ujar Thomas.

Pondok ini juga bakal dibantu melalui pendanaan Salah satu yayasan Utsmania-Turki dengan total anggaran dikisaran sebesar Rp. 650 juta.

Paling lambat mesjid ini kata Thomas akan megah berdiri sekitar 5-6 bulan pekerjaannya. ” Apalagi tadi pak Bupati melalui Kesra akan membantu semen dalam pembangunan mesjid ini, ” ujar Thomas.

Bupati Nelson Pomalingo dalam kesempatan ini mengatakan sangat mengapresiasi pihak keluarga Mopili-Ano Yang menghibahkan tanah ini untuk diwakafkan dalam pembangunan mesjid.

Dirinya Yang juga selaku ketua Dewan Mesjid Indonesia ini pun akan memberikan bantuannya berupa materil untuk kelangsungan pembangunan mesjid.

” Untuk itu saya mungkin bantu 100 sak semen untuk pembangunan mesjid. Karena pemerintah pun setiap tahun itu ada bantuan untuk mesjid dari Rp 50-100 juta, bahkan ada lebih dari itu. Maka masukan saja ke Kesra mungkin bisa dikondisikan, ” ungkapnya.

Kenapa demikian kata Bupati, sebab mesjid ini adalah tempat ibadah. Mesjid adalah lambang, lambang bagi satu wilayah. Maka dari pembangunan mesjid ini semoga akan menjadi icont keagamaan diwilayah ini.

” Ya, karena dengan melihat situasi lingkungan ini, dengan banyaknya pemukiman bahkan ada perumahan. Maka sudah tepat jika mesjid ini dibangun disini, ” ujarnya.

Sementara itu Lurah Hepuhulawa, Saiful Pakaya sangat bersyukur akan pembangunan mesjid dikompleks tersebut. Sebab memang jika diukur, mesjid Yang berdekatan bisa dibilang cukup jauh.

Sementara dilingkungan itu memang belum ada mesjid Yang berdiri. ” Ya, tentu ini akan mendekatkan lagi para jemaah Yang ada dikompleks tersebut. Karena selain disini banyak pemukiman, mesjid juga cukup jauh dijalan jalan besar, ” ucapnya. (Qn)

bupati saat memberikan sambutan pada peletakan batu pertama Mesjid Ar-Rauda, Hepuhulawa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.