Bupati: SKB Jangan Dianaktirikan

RGOL- Pemerintah dalam hal ini Bupati terus mendorong aktivitas belajar non formal untuk bisa sejajar dengan sistem sekolah formal.
Hal ini disampaikan Bupati saat mengresmikan Gedung Ruang Kelas Belajar (RKB) SPNF SKB Limboto Kabupaten Gorontalo, Selasa kemarin (25/2).
Menurut Bupati, keinginan masyarakat kita untuk ikut pendidian non formal semakin meningkat. Maka lewat ini, cara belajar akan naik, pengetahuan mereka naik, sertifikat ijazah dapat. Keterampilan live skil juga dapat, maka produktivitas kerja merka bisa naik.
Bupati juga menyampaikan keunggulan dari pendidikan non formal lainnya, mereka akan bahagia kerana dapat pendidikan keluarga dan karakter. ” Tiga ini tentunya mereka akan dapatkan dan akan melebihi mugikin dari pendidikan non formal, ” paparnya.
Niatnya saya ingin mendorong ini bakal ada 6 SKB. Dan sekarang ini baru ada 3, mudah-mudahan kedepan akan bisa diwujudkan.
” Saat ini baru akan kita bangun di Tibawa Pulubala, dan nanti di Boliyohuto dan Telaga. Dan beberapa wilayah lainnya, ” tegas Bupati.
SKB ini bisa berkolaborasi dengan semua pihak, desa, PKBM, Pertanian, Peternakan sesuai dengan keterampilan, bahkan dgn Kemenag dalam mendorong pendidikan karakter keluarga.
Dan Hari saya datang ke SKB karna hari ini ada anggalan sistem sekolah non formal begini sekan akan terlantar. ” Di anak tirikan, hari ini saya tidak mau begitu, harus sama,” ujarnya.
Sementara itu Kadis Dikbud Zubair Pomalingo menambahkan Pendidikan formal ini sudah setara dengan kemajuan pendidikan nonformal yang ada. Dan diinstruksikan untuk menambah lagi SKB, saat ini kami sementara merintis kelas jauh dari SKB Limboto di Kecamatan Pulubala. Lokasinya sudah ada dan sudah ditinjau oleh teman-teman SKB Limboto.


” Jadi memang perhatian untuk melakukan pendidikan nonformal itu akan kita maksimalkan, untuk menutupi tenaga yang ada khusus untuk pendidikan karakter dan pedidikan keluarga sudah disepakati dengan kementrian Agama dimana para KUA di Kecamatan siap memback-up dalam hal penyuluhan pendidikan keluarga dan karakter. ” tutur Zubair. (Qn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.