oleh

Cabup Kabgor ‘Perang’ Visi Misi

-Kab. Gorontalo-429 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO -Debat kandidat pasangan calon bupati Kabupaten Gorontalo berlangsung seru.

Keempat calon bupati menyodorkan visi misinya masing masing, secara umum sejumlah tawaran yang disampaikan masih menyangkut persoalan peningkatan ekonomi, pelayanan kesehatan, dan pendidikan.

Calon bupati incumbent, Nelson Pomalingo memang menjadi bagian yang menarik karena menerima sejumlah pertanyaan terkait dengan kinerjanya yang hampir 5 tahun diselesaikan, khususnya mengenai pelayanan, tapi yang menarik semua calon bupati ini memberikan perhatian terhadap perkembangan ekonomi desa.

Calon Bupati Tonny Junus sepertinya masih gigih membawa program peningkatan dana kecamatan dan desa, dan pengembangan pertanian. Ini sepertinya mengenang apa yang telah dilakukannya saat dirinya mendampingi almarhum David Bobihoe beberapa waktu lalu.

Nelson pomalingo tampil sangat tenang. Sekalipun dirinya ‘nyaris dihakimi’ dengan sejumlah pertanyaan atas kinerjanya. Tapi Nelson tampil dengan tenang dengan membeberkan sejumlah program yang telah dilaksanakan yang dukung dengan sejumlah data.

Diakui Nelson, sejumlah programmya jalan sekalipun diganggu dengan musibah covid-19 dimana dari segi anggaran mengakibatkan sejumlah pelayanan sedikit tertunda karena diprioritas menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman covid-19.

Namun diakuinya siapapun bupati dan wakil bupati 5 tahun waktu yang tidak cukup,tapi secara menyeluruh masyarakat dirasa puas dengan kinernya, ini terbukti dengan survey kepercayaan masyarakat.

“kami optimis masyarakat masih percaya dengan kinerja kami, ini sesaui dengan survey, sehingga saya yakin masih akan dipilih,” ujar Nelson Pomalingo.

Sementara itu Chamdi Mayang, calon bupati nomor urut 3 ini, tampil mempesona dengan retorika yang sedikit berani adu argumen dengan seniornya pasangan nomor urut 1, 2, dan 4.

Mengusung isu kalangan anak muda (milenial) dan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, Chamdi sepertinya memberikan sisi lain sekaligus pembeda, kalau dirinya yunior yang sudah cukup siap mendapatkan tongkat estafet sebagai pemimpin daerah di Kabupaten Gorontalo.

Sudah saatnya kalangan muda diberi kesempatan untuk meniadi pemimpin, mengingat para senior seperti pak Tonny, Prof Nelson sudah membuktikan kinerjanya, demikian juga dengan Kanda Rustam Akilie.

“kini saatnya giliran kami, dengan konsep membangun berbasis data dan digitalisasi, diseluruh program baik pertanian, kesehatan, dan sebagainya tentunya semua persoalan bisa diinventaris sehingga kebutuhan masyarakat bisa diselesaikan,” ujar Chamdy yang merasa sangat pas memiliki pasangan yang ideal yakni calon wakil bupati Tommy Ishak.

“saya yakin dengan wakil bupati yang muda, enerjik, kerjasama kami membangun Kabupaten Gorontalo dengan mengkolaborasi generasi muda dan para senior lainya,” ujar Chamdy.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 4, Rustam Akilie dengan gaya khasnya percaya diri, pasangan nomor urut 4 ini akan mendapat dukungan masyarakat, dengan visi dan misinya dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan peningkatan infrastruktur.

Secara keseluruhan, keempat calon bupati ini berusaha maksimal untuk mencoba mengexplor dan memberikan penajaman terhadap visi dan misinya.

Sayang dengan waktu penajaman yang masing masing hanya mendapatkan waktu 1 menit, membuat sedikit kesulitan dalam memaparkan secara mendalam. Tapi setidaknya masyarakat bisa mendapatkan intisari dari visi dan misi para calon bupati ini. (riel/rg)


Komentar