RadarGorontalo.com – Beberapa hari terakhir, majelis pertimbangan tuntutan ganti rugi (MP-TGR) yang dilakukan Inspektorat Kota Gorontalo terhadap seluruh ASN digelar. TGR sendiri, walaupun bukan syarat wajib, tapi masuk sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihan kandidat calon Sekretaris Kota (Sekkot) pengganti pejabat lama. Artinya, bisa jadi Sekkot yang bakal dipilih oleh Walikota selaku user nanti, adalah figur pejabat yang bersih dari TGR, karena Sekkot tak cuma panglima namun juga teladan bagi seluruh ASN.

TGR sendiri, merupakan sesuatu yang wajib dilunasi. Karena kalau tidak, bisa-bisa berbuntut pada persoalan hukum, tanpa melihat besar kecilnya. Di lingkungan Pemerintah Kota sendiri, saat ini Inspektorat masih menginventarisir jumlah ASN yang tersangkut TGR, termasuk ASN yang sudah eselon II. Kata Kepala Inspektorat Kota Nuyanto, dalam waktu dekat ini hasilnya akan diserahkan pada Walikota Gorontalo, sebagai pertimbangan pengisian jabatan. Nuyanto sendiri, belum mau mengira-ngira seberapa banyak ASN yang tersangkut TGR. “Kalau sudah diserahkan pada Walikota, maka kita sudah siap untuk memberitahu siapa dan berapa banyak ASN Pemkot kena TGR,” jelas Nuryanto.

Ketika disinggung apakah inventarisasi ASN kena TGR ini, berpengaruh pada pengisian calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo. Dengan singkat Nuryanto mengatakan, bahwa itu bukan lagi kewenangan pihak inspektorat, akan tetapi sudah menjadi kewenangan Walikota Gorontalo. “Kita hanya menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi kita, yakni mendata dan melaporkan siapa saja yang kena TGR, selebihnya itu tergantung pada kebijakan pimpinan,” tutur Nuryanto.

Sementara itu Wakil Walikota Gorontalo dr. Charles Budi Doku mengatakan, memang untuk melunasi tuntutan yang sudah menjadi keputusan dalam sidang MP TGR, bersifat wajib. Agar puluhan ASN yang tersangkut TGR mudah melunasi TGR tersebut, solusinya pemerintah harus berani meminjamkan dana dari Bank Sulut-Go Kota Gorontalo untuk ASN, untuk menyelesaikan akhir dari temuan tersebut. “Nanti yang kana melunasi dana yang dipinjam pemerintah, dibebankan pada ASN yang kena TGR,” ungkap Budi Doku.(rg-62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.