oleh

Cluster Covid 19 Pasar Tradisional Dikhawatirkan Muncul di Kota

-Kota Gorontalo-292 Pengunjung

KOTA GORONTALO (RGOL.ID) – Pacsa ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah, tidak ada penambahan kasus poositif Covid 19 di Kota Gorontalo. Hal ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Gotontalo, dalam menerapkan protocol kesehatan secara baik dan kontinyu.

Namun kondisi akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan, karena protokol kesehatan pada kegiatan pasar-pasar tradisional di Kota Gorontalo mulai dilangggar oleh warga masyarakat, bahkan tidak terlihat aparat gabungan.

Khususnya tim Pencegahan Covid 19, pada setiap kerumunan, khususnya di pasar-pasar tradisional. Hal ini berdasarkan pantauan langsung wartawan Rgol.Id, di Pasar Tradisional Sabtu di Kawasan eks Terminal Andalah, kemarin (29/6/2021).

Berdasarkan pantauan awak media ini, kerumunan yang paling parah di kawasan Pasar Sabtu Andalas, yakni dikawasan penjual pakaian bekas (Cabo), warga pembeli sangat berdesak-desakan.

Demikian juga pada areal penjualan ikan dan sayur-mayur. Hampir sebagian besar warga pengunjung pasar tidak mengenakan masker. “ Dorang so lupa pake masker, soalnya petugas juga tidak ada,” ujar Amier, salah seorang pengunjung pasar.

Kondisi ini sangat tidak bisa dibiarkan berlarur-larut, karena dikhawatirkan akan muncul cluster covid 19 yang baru, yakni cluster pasar tradisional. Untuk itu pihak Pemkot Gorontalo harus lebih menggiatkan kembali petugas atau Tim Pencegah Covid 19 melakukan operasi penertgiban dan sosialisasii.(spa)


Komentar