DAMAI Tetap Dilantik

Darwis Moridu bersama Anas Yusuf, saat berkonvoi pasca penetapan pemenang pilkada di KPU Boalemo

Zudan : Tidak Ada Pembatalan

RadarGorontalo.com – Seluruh proses tahapan Pilkada di Kabupaten Boalemo memang telah selesai dilaksanakan. Tidak lama lagi, masyarakat Kabupaten Boalemo akan memiliki Bupati dan Wakil Bupati definitif untuk periode lima tahun kedepan.

Namun demikian, meski seluruh proses tahapan pilkada telah selesai dilaksanakan, namun kini masyarakat Kabupaten Boalemo tengah dihinggapi rumor terkait pembatalan pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Boalemo.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Republik Indonesia, Zudan Arif Fakrulloh yang juga Penjabat Gubernur Provinsi Gorontalo memembantah rumor tersebut. “Semua pemenang pilkada itu dilantik. Itu hak konstitusionalnya dari para pemenang pilkada,” tegas Zudan di sela kegiatannya di Kabupaten Boalemo Selasa (9/5).

Lebih jauh Zudan menjelaskan, pemerintah tidak berhak membatalkan pelantikan pasangan terpilih selama Mahkamah Konstitusi dan KPUD tidak melakukan pembatalan terhadap pasangan tersebut. “Pemerintah tidak bisa membatalkan, kan KPU tidak melakukan pembatalan. Sesuai tata negaranya, yang berhak melakukan pembatalan itu MK dan KPU,” beber Zudan.

Perhelatan pilkada di Kabupaten Boalemo beberapa waktu lalu, sempat menyita perhatian banyak pihak. Tidak hanya warga Provinsi Gorontalo, namun gejolak politik yang sempat mewarnai prosea pilkada di Kabupaten Boalemo sempat menjadi perhatian dari pemerintah pusat.

Menanggapi hal tersebut, Zudan mengaku besyukur atas kekompakan masyarakat Kabupaten Boalemo yang dapat meminimalisir terjadinya konflik. “Boalemo lancar, aman, meskipun sempat membuat deg – degan sebentar, namun bapak ibu kompak semuanya,” kata Zudan.

Masih menurut Zudan, kini pihaknya tinggal menunggu instruksi dari pemerintah lusat terkait pelaksanaan proses pelantikan terhadap Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Boalemi periode mendatang. “Saat ini kita tinggal menunggu arahan dari pemerintah lusat, apakah Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan dilantik secara bersama oleh Presiden di Istana Negara, atau menunggu pelantikan Gubernur, atau juga dimandatkan kepada Penjabat Gubernur juga boleh,” pungkasnya. (TR-65/rg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.