Dampak Migrasi Siaran Analog ke Digital, Komisi I Dorong Strategi TV Kabel

Image
Kunjungan lapangan jajaran Komisi I Deprov, terkait keberadaan serta operasional TV Kabel di sejumlah daerah, pekan lalu. Menyusul kebijakan pemerintah, untuk melakukan transisi siaran analog ke televisi digital. (foto: tim/humas)

RGOL.ID – Kebijakan pemerintah dalam melakukan transisi atau pemindahan siaran analog ke tv digital, diharapkan oleh jajaran Komisi I Deprov, dapat disiasati oleh jasa atau usaha TV kabel yang berkembang dan tersebar di provinsi Gorontalo, dengan turut mengembangkan strategi dan beragam inovasi, dengan tentunya tidak melanggar aturan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sehingga, peran TV kabel di daerah, dapat beradaptasi atau survival, tidak ditinggalkan para pelanggannya.

Hal itu diharapkan Ketua Komisi I Deprov, AW Talib dan jajarannya, saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan TV Kabel yang tersebar di provinsi Gorontalo, pekan lalu. “Tidak dipungkiri, pengusaha TV kabel sangat terpukul dengan migrasi siaran ke depan siaran digital.

Seperti contoh, di Ayula-Tapa, kabupaten Bone Bolango. Ada sebanyak 50 konsumennya yang sudah memutuskan untuk berlangganan,” ungkap AW Talib.

“Olehnya, kami (Komisi I) berharap dan siap mendukung, agar para pengusaha TV kabel di daerah ini, mampu berinovasi dan menggencarkan strategi, agar dengan migrasi siaran analog ke digital ini, tidak lantas kehilangan para pelanggannya.

Yang tentu-nya, strategi ini diharapkan tidak melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku. Seperti dengan menawarkan paket tambahan atau bonus, berupa internet gratis, dengan harga-harga yang lebih terjangkau,” saran AW Talib. (tim/ayi)

Bagikan berita

Tinggalkan Komentar

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

mUNGKIN ANDA LEWATKAN