Dana Awal PON di Gorontalo Rp 10 M

BOTU (RG) – Dukungan sejumlah pihak, termasuk dari Penjabat Gubernur (Penjagub) Hamka Hendra Noer, turut diharapkan jajaran Deprov Gorontalo, dalam mensukseskan usulan provinsi Gorontalo sebagai calon tuan rumah bersama dengan provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXII di tahun 2028.

Dimana, hal itu sudah turut disampaikan jajaran Deprov kepada Penjagub Hamka, dalam silaturahmi perdana di pertengahan Mei 2022 lalu.

Karena, persetujuan usulan Gorontalo menjadi tuan rumah PON 2028 itu, sudah turut diakomodir dalam rapat paripurna di Deprov, beberapa waktu lalu.

Dimana, dari perkembangannya saat ini, tengah memasuki tahapan job bidding atau pengusulan calon tuan rumah PON 2028 itu sendiri, ke KONI Pusat.

Yang oleh Wakil Ketua Deprov, Sofyan Puhi, yang juga sebagai koordinator Komisi IV Deprov bidang Olahraga, hal ini diharap beroleh dukungan dari semua pihak, untuk mensukseskannya.

Lalu, sejauh mana kesiapan provinsi Gorontalo sendiri? Ketua KONI Gorontalo, Fikram AZ Salilama yang juga Ketua Fraksi partai Golkar di Deprov, menyebutkan, saat ini pihaknya telah siap mengikuti job bidding pengusulan calon tuan rumah PON 2028 tersebut.

Dimana, dukungan anggaran turut dibutuhkan. Yang setelah dihitung-hitung, membutuhkan setidaknya Rp 10 Miliar, sebagai dana awal. “Yang anggarannya tidak hanya dibutuhkan untuk job bidding usulan calon tuan rumah ke KONI pusat saja.

Namun juga, upaya kita (KONI Gorontalo) dalam menggalang dukungan di KONI-KONI lainnya di Indonesia. Untuk mendukung Gorontalo sebagai tuan rumah bersama provinsi Sulteng,” ungkap Fikram, disela-sela break atau istrahat, dalam melakoni sejumlah agenda rapat paripurna Senin (11/7) lalu.

“Karena, dari ketetapan KONI pusat, untuk job bidding calon tuan rumah PON itu, disyaratkan sebesar Rp 7 Miliar. Yang artinya, dari kita (Gorontalo) Rp 3,5 M, dan Sulteng Rp 3,5 M.

Sementara, untuk pendaftaran usulannya, Rp 1,5 M. Sisa-nya, untuk tahapan KONI Gorontalo, melakukan lobi-lobi penggalangan dukungan dari KONI-KONI lain di Indonesia, untuk mendukung Gorontalo dan Sulteng, calon tuan rumah PON XXII di 2028 nanti,” jelas Fikram Salilama.

Ditanya, bagaimana upaya penganggarannya? Fikram yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) Deprov ini, berharap, hal itu bisa didukung oleh Deprov dan Pemprov, pada pembahasan APBD Perubahan 2022 nanti.

“Insya Allah, dukungan anggarannya, saya perjuangkan di pembahasan APBD Perubahan 2022. Yang diharap, turut beroleh dukungan pula, dari Pemprov dan semua pihak,” harap mantan Ketua DPRD Kota Gorontalo ini. (ayi)


Jangan Lewatkan

Komentar