Diambil Alih Pusat, Konferensi PWI Gorontalo Gagal

Suasana pelaksanaan konferensi PWI Provinsi Gorontalo Sabtu, (8/4) malam.

RadarGorontalo.com -Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo Sabtu, (8/4) malam terpaksa ditunda selama 45 hari kedepan. Penundaan itu terjadi, karena dinilai panitia pelaksana tidak siap dengan pelaksanaan konferensi provinsi.

Sejak awal rapat pleno, memang sudah mulai tuai protes karena peserta menilai penyelenggara tidak siap. Sebut saja persoalan palu sidang, hingga konsideran yang notabene menjadi acuan pelaksanaan pleno pun, tidak ada. Kendati dihadiri unsur PWI pusat, tapi tak bisa membendung protes yang dilayangkan peserta.

“Sc harus menyediakan konsideran, yang menjadi acuan kita dalam membahas rapat pleno selanjutnya,” protes Awaludin. “PWI itu organisasi besar. Sangat miris, jika untuk pleno saja, persoalan palu sidang saja tak bisa diadakan. dan hanya diganti dengan tangan,” kata Helmi Rasid ikut menimpali.

Hingga kahirnya Fadli Poli, meminta kepada Sc untuk menunda pelaksanaan konferensi sesuai dengan AD/ART selama 45 hari kedepan. Fadli menilai, ketidak siapan baik itu panitia ataupun Sc, menjadi salah satu alasan untuk dilakukan penundaan.

“Dari konsideran hingga palu sidang tidak ada dalam forum konferensi ini, dan hal ini mengindikasikan ketidak siapan panitia dalam pelaksanaan konferensi,” ujarnya pada Sc. Kemudian Sc mengembalikan kepada forum, apakah konferensi dilanjutkan atau ditunda? Peserta pun, sepakat pelaksanaan konferensi tidak dapat dilanjutkan dan harus ditunda.

Hingga akhirnya Sc, memutuskan pelaksanaan konferensi ditunda selama 45 hari. Sementara itu mantan Plt. Ketua PWI Provinsi Gorontalo Mahmud Marhaba, saat dihubung tadi malam, mengatakan selanjutnya proses pelaksanaan konferensi diambil alih oleh PWI pusat.

Dijelaskan Mahmud, kewenangan konferensi sudah tidak ada lagi di PWI provinsi, sehingga apapun kewenangan PWI pusat itulah yang akan dilakukan. Begitu juga dengan penunjukan karateker, PWI pusat yang akan mengambil alih. “Sehingga penunjukan karateker, dilakukan dinternal PWI pusat, dan tidak ada lagi penunjukan karateker di daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kegagalan konferensi PWI Provinsi Gorontalo, akan dibahas ditingkatan PWI pusat, dan secara otomatis semua akan diambil alih dan Organisasi PWI berbeda dengan organisasi lain. (rg-60)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.