oleh

Dirbinmas Polda Gorontalo Berikan Materi Dampak Radikalisme Dihadapan Maba UMGO

RGOL.ID – Mahasiswa merupakan salah satu pilar dalam menjaga Kamtibmas dalam lingkungan kampus mereka, seperti yang diungkapkan oleh Direktur Bimbingan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Gorontalo Kombes Pol. Amirjan, SI. saat membawakan materi terkait pencegahan terhadap gangguan kamtibmas dihadapan Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Jum’at (26/8/2022).

Terhadap gangguan kamtibmas dihadapan Mahasiswa UMGO, dalam kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) UMGO tahun 2022, dengan tema “Dampak Kriminalitas dan Hukuman Perilaku Kejahatan” bertempat di Gedung Indoor David Bobihoe Akib.

Dalam materinya, Amirjan menekankan mengapa masyarakat terutama mahasiswa harus dan perlu dilibatkan untuk paham menjaga keamanan di masyarakat dan menjadi pelopor anti kriminalitas atau radikalisme karena pada hakikatnya kamtibmas merupakan kepentingan setiap individu masyarakat itu sendiri. Karena diri sendiri dan harta benda tidak luput menjadi obyek gangguan kamtibmas.

“Karena polisi sebagai pembina kamtibmas secara kuantitatif tidak akan mampu menutupi luas wilayah dan jumlah penduduk itu sendiri,” tuturnya.

Beberapa gangguan serta kerawanan yang mengganggu kamtibmas yang biasanya terjadi didalam lingkungan kampus diantaranya dijadikan sebagai tempat pengkaderan paham radikal/anti pancasila, karakterisitik mahasiswa yang cerdas dan kritis dimanfaatkan oleh elite tertentu demi kepentingan kelompoknya, serta terjadinya aksi tindak pidana premanisme, pemalakan, penganiayaan, minuman keras hingga narkoba.

“Sebagai seorang mahasiswa dapat mengambil peran dalam menjaga Kamtibmas dengan cara menjadi generasi patuh hukum dan pelopor tertib dilingkungan kampus dan ruang publik, serta mewaspadai dan menolak gerakan yang ingin mengubah pancasila dengan ideologi lain yang berkembang di lingkungan kampus,” pesannya.

Adapun upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas menurut Dirbinmas dapat dimulai dari diri sendiri, dalam rumah, hingga lingkungan masyarakat.

“Caranya bisa dengan kita berpikir kritis, tumbuhkan pemikiran solutif, serta bijak dalam menggunakan media sosial hindari menyebarkan berita hoax dan hatespeech,” pungkas Amirjan.

Adapun pemberian materi yang disampaikan oleh Dirbinmas Polda Gorontalo, ini mendapat antusiasme dari peserta Maba hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan Maba tak tanggung-tanggung 22 Maba yang memberikan pertanyaan tentang tindakan kriminalitas, gangguan Kamtibmas, hingga pada kasus yang saat ini tengah viral dijagat maya yang dijawab semuanya oleh Dir Bimas Polda Gorontalo.


Jangan Lewatkan

Komentar