UT Ojat

Oleh: Dahlan Iskan INILAH universitas yang punya gudang buku. Besar sekali. Mengalahkan superstore. Jumlah mahasiswanya pun tak tertandingi: hampir 500.000. Tepatnya: 412.697. Wilayahnya juga terluas: se-Indonesia. Sampai nun di pelosok terjauh: Miangas. Anda pun tahu siapa dia: Universitas Terbuka (UT). Yang kampus utamanya di Pondok Cabe, Jakarta Selatan. Seluas 18 hektare. Ditata rapi, bersih, indah,…

selengkapnya

Senyum Tulip

Oleh: Dahlan Iskan KENAPA pembunuh ini begitu sembrono. Padahal ia calon doktor kriminologi. Ia juga asisten dosen keadilan untuk pelaku kriminal. Kenapa sampai ditemukan jejak yang begitu nyata: sarung pisaunya tertinggal di lokasi pembunuhan. Di dekat tempat tidur salah satu dari empat mahasiswa/wi yang dibunuh dengan pisau itu (Disway 2 Januari 2023: Ilmu Hukum). Fakta:…

selengkapnya

Hukuman Goreng

Oleh: Dahlan Iskan IA tidak terbukti memperkaya diri. Juga tidak terbukti memperkaya orang lain. Tidak pula merugikan keuangan negara. Tapi ia dihukum. Ia dianggap korupsi. Itulah Lin Ce Wei. Ahli keuangan swasta yang tahun lalu diminta membantu mengatasi gejolak harga minyak goreng. Yang meminta adalah Menteri Perdagangan (waktu itu) M. Lutfi. Jaksa pun menuntutnya 8…

selengkapnya

Bye-Bye 380, Oleh: Dahlan Iskan

DUA jenis pesawat ini tidak akan diproduksi lagi. Minggu ini keduanya diluncurkan untuk kali terakhir. Satu dari keluarga Boeing (Amerika) dan satunya lagi dari Airbus (Eropa). Itulah nasib jenis pesawat Boeing 787 dan Airbus A380. Dua-duanya ternyata kurang laku. Padahal orang seperti saya sangat kagum dengan A380 itu. Indonesia pernah merencanakan membeli A380. Yakni untuk…

selengkapnya

Cabai Hajjar, Oleh: Dahlan Iskan

SUDAH tiga hari ini ”juara dua” Covid-19 diduduki Brasil mengambil alih India. Tinggal Brasil yang penderita Covid-nya masih naik terus. Korbannya: menteri kesehatan. Dicopot. Diganti yang baru lagi. Dalam setahun terakhir Brasil sudah ganti menkes 4 kali. Mengalahkan negara mana pun di dunia. Menteri kesehatan yang baru saja diganti itu termasuk yang paling lama menjabat:…

selengkapnya

Paus–Ayatollah, Oleh: Dahlan Iskan

PAUS Francis berusia 84 tahun. Ayatollah Ali al-Sistani berumur 90 tahun. Keduanya bertemu, Sabtu lalu. Selama 40 menit. Yang dibicarakan: kekerasan atas nama agama harus diakhiri. Pertemuan bersejarah itu terjadi di rumah Ali al-Sistani Grand Ayatollah di Iraq. Di kota Najaf. Iraq bagian selatan. Sudah dekat dengan Iran. Rumah Sistani berada di dalam sebuah gang yang sempit….

selengkapnya

Positif Setelah Vaksin, Oleh: Dahlan Iskan

SAYA menerima WA dari Indri, kemarin. Ia aktivis sosial. Pernah jadi sekretaris Federasi Barongsai Indonesia. Anak tunggalnya belum lama  jadi dokter. “saya terkena Covid, 3 Maret lalu. Padahal saya sudah menjalani vaksinasi suntikan kedua tanggal 23 Februari,” tulisnyi. Tentu Indri tidak sendiri. Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjelaskan, bupati dan wakil bupati Ciamis juga terkena Covid….

selengkapnya

Bukan Utang, Oleh: Dahlan Iskan

HAL yang sudah jelas itu kemarin kembali dijelaskan: dana asing yang masuk ke SWF itu statusnya ekuitas, bukan pinjaman. Rupanya masih banyak yang terus mempertanyakan: apakah dana asing lebih Rp 100 triliun itu tidak menambah utang luar negeri yang sudah Rp 6.500 triliun. SWF itu nama panggilan –sovereign wealth fund. Nama resminya Indonesia Investment Authority…

selengkapnya

Barikade Made In China, Oleh: Dahlan Iskan

SUDAH dua bulan barikade itu belum dibongkar. Gedung Kongres Amerika, Capitol, masih terus seperti dalam keadaan darurat. Pagar tinggi masih mengelilinginya. Penghalang jalan masih terpasang. Terutama di jalan menuju Capitol. Kesannya: ibu kota Amerika seperti tidak aman. Seperti di beberapa ibu kota negara miskin. Juga mengingatkan kita pada keadaan Jakarta pada saat-saat tertentu. Anggota Kongres…

selengkapnya

Lembah Kematian, Oleh: Dahlan Iskan

HAMPIR saja penemuan ini masuk ke jurang kematian. Sekarang pun belum sepenuhnya keluar dari jurang itu. Sudah ada dewa penolong pertamanya: JICA dari Jepang. Tapi perlu beberapa dewa berikutnya kalau bisa dari Indonesia. Dengan dewa pertama itu saja ITS sudah bisa melahirkan bayi I-Nose.  Memang kalah cepat dari GeNose-nya Prof Kuwat Triyana dari Universitas Gadjah…

selengkapnya

Tarif Listrik, Oleh: Dahlan Iskan

AWALNYA ia senang sekali. Tetangganya mati lampu. Ia sendiri yang hidup. Tetangganya kedinginan. Ia bisa menyalakan pemanas. Beberapa tetangga ia bantu: menghangatkan badan di apartemennya. Tiga hari kemudian ia sedih sekali: tagihan listriknya naik 70 kali lipat. Dari biasanya USD 180 menjadi USD 17.000. Atau sekitar Rp 200 juta. Ia tahu melonjaknya tagihan itu dari…

selengkapnya

Porang Glukomanan, Oleh: Dahlan Iskan

PETANI porang kini merambah ke mana-mana. Pun sampai ke Riau. Juga Sumbawa. Tidak lagi hanya di Jateng dan Jatim. Di Gunung Kidul merajalela. Di Ponorogo demikian juga. Pun Pantura seperti Tegal dan Batang. “Apakah ini tidak berbahaya? Apakah harga tidak akan jatuh?” tanya seorang peserta seminar Zoom yang diadakan Paguyuban Petani Porang Nasional kemarin. Saya tidak…

selengkapnya

Kawasan Nondemokrasi, Oleh: Dahlan Iskan

Demokrasi mati. Pelan-pelan. Satu per satu. Setelah Tiongkok, Vietnam, dan Kamboja, kelihatannya Myanmar menyusul. Bahkan Thailand sudah lebih dulu. Di antara negara yang saya sebut tadi memang Myanmar yang paling tertinggal. Tiongkok, Anda sudah tahu. Vietnam juga jadi buah bibir. Kamboja sekarang lagi menggeliat hebat. Semua itu tanpa demokrasi. Atau dengan demokrasi, tapi seolah-olah. Thailand…

selengkapnya

Skenario Fatamorgana, Oleh: Dahlan Iskan

KOMANDO Jihad juga begitu. G 30S/PKI juga begitu. Kanan begitu. Kiri begitu. Pun pendudukan gedung DPR/MPR Amerika Serikat gedung Capitol tanggal 6 Januari lalu. Mereka yang bergerak ke gedung Capitol itu umumnya percaya: gerakan mereka akan langsung disambut dengan dekrit Presiden Donald Trump. Yakni bahwa negara akan  langsung dinyatakan dalam keadaan darurat. Lalu tokoh-tokoh yang…

selengkapnya

Tertimpa Tangga, Oleh Dahlan Iskan

ORANG lagi kalah itu bisa bertubi-tubi ditimpa apa saja. Anak sulung Donald Trump misalnya. Eric Trump mencoba mengingatkan publik tentang kebaikan ayahnya: satu-satunya presiden, di era modern, yang tidak mau perang. Itu betul. Saya juga memuji itu. Sekeras-keras Trump menggertak Tiongkok tidak sampai menembakkan senjata. Padahal, kalau mau, ia bisa terpilih lagi. Tapi respons masyarakat negatif….

selengkapnya

Masalah Duka, Oleh : Dahlan Iskan

Ucapan duka cita pun bisa bermasalah. Harus dicabut. Yang menulis ‘duka cita’ itu bapak-ibunya. Yang meninggal itu anak laki-lakinya: Connor Betts. Bujangan. Umur 24 tahun. Connor meninggal ditembak polisi. Untuk mencegah agar yang tewas tidak lebih banyak lagi. Saat ditembak Connor baru saja menembaki sebuah diskotik. Yang membuat 9 orang tewas. Termasuk Megan, adik perempuannya…

selengkapnya

Nyamuk Non Politik, Oleh Dahlan Iskan

Sesekali bicara soal nyamuk. Nyamuk beneran. Biar pun demo di Hongkong belum juga berhenti. Tiap hari. Sejak entah kapan itu. Bahkan Minggu lusa disiapkan yang terbesar lagi. Juga biar pun Trump masih tetap menarik. Dengan perang dagangnya, perang rasnya, dan perang dengan Irannya. Pun biar Pakistan dan India bikin sejarah baru. Di perbatasan mereka. Ups,…

selengkapnya

Princess Haya

Sebenarnya sudah banyak perempuan yang lari dari negeri Arab. Tahun ini saja ada tiga. Itu baru yang menggemparkan semua. Belum lagi yang tidak masuk berita. Tapi yang lari kali ini tokoh perempuan: Haya Hussein. Lengkap: cantik, blonde, ningrat, istri raja, yang keenam pula. “Semua kita dilahirkan bebas,” kata Haya dalam suatu pidatonya sebagai istri raja…

selengkapnya

Starbuck Sunyi

Saya mendadak injak rem. Setelah dua jam mengemudi di pegunungan tinggi yang sangat sepi. Ada papan nama kecil yang tiba-tiba mencuri mata saya: Welcome to Starbuck. Kota kecil ini jauh dari mana-mana. Desa terdekatnya saja 50 km dari sini. Sekitarnya hanya gunung dan gunung. Hanya kadang ada sungai jernih meliuk jauh di bawah sana. Saya tidak…

selengkapnya

CEO Selebriti

Kalau pun ada ‘CEO selebriti’, yang pertama adalah Lee Iacocca. Yang meninggal Selasa lalu. Di Bel Air dekat Hollywood. Dalam usia 94 tahun. Di zaman modern ini selebriti tidak hanya bintang film. Bidang apa pun punya selebritinya sendiri. Dokter, pengacara, dosen filsafat dan tentu juga CEO perusahaan. Saya sudah tidak tahu: siapa CEO selebriti idola…

selengkapnya

Double Wow

“Masjid near me.” “100 miles,” kata Google. Padahal sudah jam 11.30. Hari Jumat minggu kemarin. Saya cek lagi di Google. Jam berapa salat Jumatnya. Alhamdulillah. Masih sempat. Mestinya. Dengan kecepatan nyetir 120 km/jam secara konstan jarak itu pas saja. Ada dua masjid di Kota Fargo ini. Kota terbesar di negara bagian North Dakota ini. Yang…

selengkapnya

Pacar Lama

DI’s Way dapat laporan dari teman di Malaysia. Isinya: Malaysian Airlines akhirnya jatuh ke tangan Singapore Airlines. MAS dan SIA akan menjadi satu lagi? Setelah pisah sejak tahun 1970-an? Ternyata memang ada perkembangan baru. Dalam upaya menyelamatkan MAS dari kebangkrutan. Yang Mahathir Mohamad pun sudah pusing: dijual atau ditutup. Tidak ada pilihan lain. Setelah berbagai…

selengkapnya

Menang Kalah

Takut berubah-ubah. Karena itu saya tidak segera menuliskannya. Biar pun Presiden Donald Trump sudah bikin ‘pertunjukan’ besar lagi di Osaka Minggu lalu. Tak disangka secepat ini. Trump kini mengizinkan perusahaan Amerika kembali memasok barang ke Huawei. Yang perusahaan-perusahaan tersebut sempat kehilangan omset puluhan triliun rupiah. Trump juga membatalkan eskalasi. Dengan cara tidak jadi memungut bea…

selengkapnya

The Vessel

RGOL.com – Tahun depan saja. Kalau Anda mau ke sini. Ketika lingkungan sekitarnya sudah lebih rapi. Sekarang pun memang sudah bisa dinikmati. Tapi belum sepenuhnya nyaman. Itulah The Vessel. Karya seni arsitektur terbaru di New York. Saya terpaksa dua kali ke situ. Yang pertama sudah terlalu sore. Rabu lalu. Tiket sudah habis. Kamis pagi saya…

selengkapnya

Wayan Ezra

Tentu. Saya mencari restoran ini. Milik anak Indonesia kaya raya ini. Yang follower instagramnya hampir 100 ribu ini. Yang di New York pun digelari sosialita itu. Wayan. Nama restoran itu tertulis kecil di atas pintunya: di Jalan Spring St. Di lower Manhattan. Tidak jauh dari kawasan Soho. Wayan hanya buka malam hari. Mulai jam 17.30….

selengkapnya

Darah Penghabisan

untuk negara demokrasi ‘darah penghabisan’ adalah pengadilan. Karena itu mengapa saya selalu mengatakan: hukum dan demokrasi tidak bisa dipisahkan Hukum tidak akan bisa adil atau demokrasi tidak baik. Demokrasi tidak dewasa kalau hukum tidak adil. Itulah inti tulisan ini. Pak Prabowo sudah berjuang sampai titik darah penghabisan. Untuk sebuah negara demokrasi. Yakni sudah menempuh jalur…

selengkapnya

Libra Bitcoin

Bitcoin memang belum bisa meruntuhkan mata uang. Bahkan sempat melemah. Tapi beberapa hari terakhir ini on fire lagi. Gara-gara Facebook bikin kejutan: meluncurkan ‘mata uang’ baru dunia. Namanya Libra. Bank-bank sentral di dunia pun angkat bicara. Mereka akan mewaspadai langkah baru Facebook itu. Yang akan membuat bank tidak ada gunanya lagi. Bank sebenarnya adalah hanya perantara. Antara…

selengkapnya