oleh

DPR Pohuwato Surati DPR RI

-Pohuwato-186 Pengunjung

POHUWATO (RAGORO) – Menyusul banyaknya aksi yang dilakukan dalam rangka menolak RKUHP dan Revisi Undang-Undang KPK. DPRD Kabupaten Pohuwato berkomitmen akan selalu bersama dengan rakyat.

Hal ini sebagai mana yang disampaikan para Anggota Legislatif Pohuwato saat menerima aspirasi yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa Indonesia (Ampibi) dari berbagai organisasi kemahasiswaan, di ruang sidang kantor DPRD Pohuwato, Rabu (25/9) kemarin.

Ketua DPRD Sementara Rizal Taib Pasuma, didampingi Anggota DPRD Nasir Giasi, Al Amin Uduala, Idris Kadji, Yunus Usman, Febriyanto Mardain, dan Jenni Ema Tulung, menyampaikan.

Sebagai tindak lanjut tuntutan para Mahasiswa, DPRD akan segera menyurati pemerintah pusat dalam hal ini DPR-RI untuk menolak RKUHP, membatalkan revisi undang-undang KPK, dan mendesak agar DPR-RI menggelar rapat istimewa untuk mengkaji kembali RUU yang bermasalah dan bisa mengancam keberlangsungan demokrasi di indonesia.

“Ini bukan lagi berbicara kepentingan dan kebutuhan daerah, tapi ini berkaitan dengan keberlangsungan proses demokrasi di negara kita. Maka dari itu, kami secara kelembagaan akan meyurat ke pusat kaitan dengan tuntutan teman-teman.

Yang pasti, kami sebagai lembaga representasi masyarakat Pohuwato akan bersama rakyat untuk menolak RKUHP, dan Revisi Undang-Undang KPK,” ujar Rizal.

Sementara itu, Idris Kadji menyampaikan, secara kelembagaan dan atas nama pribadi, dirinya jelas menolak kebijakan pemerintah pusat yang dinilai mencederai proses demokrasi di Indonesia, terlebih dalam beberapa pasal yang tertuang dalam RKUHP dan Revisi UU KPK tidak relevan dengan kondisi masyarakat dan negara.

“Kami justru berterima kasih atas masukan teman-teman mahasiswa menolak RKUHP dan revisi UU KPK. Kami berharap teman-teman dalam menyampaikan aspirasinya dengan baik. Kami dengan senang hati akan menerima masukan itu sebagai sosial kontrol kami di Parlemen,” tuturnya. (Sel/tr-03)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *