oleh

DPRD Geram Akan Sikap BRI Unit Bilungala, Terkait dugaan pemalsuan identitas KTP

DEKAB – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan pemalsuan identitas KTP oleh pihak BRI Unit Bilungala Kabupaten Bone Bolango, atas salah satu warga, Adrian Maku warga Kabupaten Gorontalo, Desa Biluhu Tengah, Kecamatan Biluhu, membuat Aleg DPRD Kabupaten Gorontalo geram.

Pasalnya, pihak Unit BRI Bilungala, Kecamatan Bone Pantai, lewat kepala unit setempat, Semi Adam tidak dapat mengambil keputusan, melakukan pemutihan nama Adrian Maku di sistemnya Bank BRI.

Walhasil, RDP pun terpaksa tidak dilanjutkan akibat hal itu, dan membuat pihak DPRD sangat menyayangkan sikap BRI Unit Bilungala terhadap warga mereka warga Kabupaten Gorontalo.

“Ya, hari ini telah terjadi penipuan luar biasa di BRI cabang Bone pantai, dan ternyata pimpinannya tidak bisa mengambil sikap setelah dia tau disana ada mafia dan beliau tidak mampu menghentikan ini, mau jadi apa BRI ini sebagai bank rakyat,” tegas Ali Polapa Aleg Dapil Batudaa Cs.

DPRD pun berencana mengundang instansi yang sama, hingga level atas, BRI Provinsi, Bonbol dan Cabang Limboto sendiri untuk membuka ini agar jelas, dimana titik persoalannya biar terang benderang.

“Kita jadwalkan lagi untuk permasalahan ini, Panggil BRI Bone Bolango, BRI Provinsi Gorontalo, BRI cabang Limboto dan menghadirkan yang bersangkutan, baik itu pegawai yang melakukan, jadi bapak bawa pegawai bapak yang melakukan penipuan itu, dan pelapor kami mohon untuk hadir kembali,” ujarnya.

Persoalan ini mencuat setelah Adrian mengadukan ini ke DPRD untuk mencari kejelasan keadilan akan dirinya akan persoalan ini.

Bahwa menurutnya, tidak pernah melakukan peminjaman sebelumnya di BRI Bonebolango, namun herannya namanya sudah tercatat disana.

“Saya meminjam di bank BRI Unit Batudaa dibulan Januari, namun saat proses pencairan tiba-tiba dibatalkan sebab nama saya sudah tercantum pada peminjaman di bank BRI Bone Bolango, pada Oktober 2021, sementara saya tidak pernah melakukan peminjaman sebelumnya,” ujarnya. (RG.53)


Komentar