oleh

Eduart Wolok Pembeda di Pilwako

RGOL.ID, GORONTALO – Sepertinya Eduart Wolok akan menjadi rektor kedua setelah Nelson yang bisa menjadi Kepala Daerah.

Bila melihat gaya kepemimpinannya, maka ponakan dari mantan Walikota Gorontalo Medy Botutihe ini punya cita rasa sebagai seorang politisi, apalagi dalam tubuhnya mengalir darah pemimpin yang sangat kental, kakeknya adalah seorang Sultan yang pernah memimpin Gorontalo, kemudian pamannya adalah Walikota dua periode.

Jadi kalau sekarang dia memimpin sebuah Universitas terbesar di Gorontalo, itu wajar karena dia mewarisi darah pemimpin.

Lepas dari itu, Edward memang mampu keluar dari lingkungan kampus, caranya membangun jaringan dengan dunia luar memang terbilang manis, dan Edward sendiri menurut banyak orang adalah pribadi yang menarik, dia juga memiliki kecerdasan dalam bertarung.

Setidaknya ini merupakan modal besar untuk menjadi politisi. Jika dia mampu mengemas langkah-langkahnya dengan baik, maka  peluangnya untuk menjadi Walikota bisa terbuka lebar.

Sekarang ini nama Edward mulai dilirik, dia sudah mulai mengundang perhatian kalangan politisi. Di mata mereka, Edward adalah aset, salah satu putra daerah yang harus dijaga dan dipersiapkan.

Sekarang ini calon-calon pemimpin Kota Gorontalo di 2024 nanti semuanya dari kalangan politisi, sementara dari kalangan akademisi dinilai akan menjadi pembeda dan Edward menjadi tumpuan harapan.

Diprediksi Edward akan mendapat dukungan besar dari kalangan menengah ke atas.

Sekadar catatan, jika tak punya talenta seorang pemenang, rasanya sulit bagi Edward untuk bisa memenangkan pertarungan di Pemilihan Rektor.

Lihat saja pertarung Rektor kali ini adalah yang paling seru dan sangat ribut, tetapi Edward tak terbendung.

Ini pertanda darah menangan yang diwarisinya telah menuntunnya pada kemenangan. (awal-46)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.