oleh

Eka Putra Target Hattrick, Darwis Moridu Ke Nasdem

-Politik-993 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Darwis Moridu terlihat hadir di Rakorwil Nasdem. Mengendarai Rubicorn Merah DM 9 DM, Bupati yang diberhentikan sementara ini dikabarkan sudah bergabung dengan partai Nasdem. Mendengar kabar ini, PDIP tenang-tenang saja, sepertinya ini bukan kabar duka.

Kata Eka Putra, kalau memang Darem sudah bergabung dengan Nasdem, itu menjadi hak penuh dari Darwis dan tak ada masalah dengan PDIP. “ini partai bertuah, berpengalaman dan mandiri, orang datang dan pergi itu sudah biasa, PDIP adalah partai tangguh,” kata Ketua DPC PDIP Boalemo, Eka Putra Noho.

Memang langkah Darem ke Nasdem bisa menjadi ancaman bagi PDIP pada Pileg nanti, sebab dari 7 Aleg Dekab PDIP, ada istri dan putra Darem.

Dulu Ibu Rensi Makuta adalah Aleg Golkar, tetapi ketika Darem jadi Bupati dan bergabung dengan PDIP, maka Ibu Rensi dan Wahyu Moridu turut bergabung di PDIP,  dan pada Pileg kemarin mereka lolos ke  Dekab. Nah, dengan bergabungnya Darem ke Partai Nasdem, besar kemungkinan dua Aleg PDIP ini akan hengkang ke Nadem.

Itu artinya, PDIP terancam kehilangan dua kursi pada Pileg nanti. Menanggapi hal itu, Ketua Dekab Boalemo ini santai saja, kata dia PDIP akan baik-baik saja, bahkan Eka Putra mengatakan dia akan menciptakan hattrick pada Pileg nanti.

“Saya adalah kader idiologi bukan aksesoris dan seorang politisi harus mengenal rasa sabar dan syukur, karena dari kesabaran serta rasa syukur itulah, kita menjadi orang yang merdeka,” ujarnya. “saya bisa menjadi Ketua karena selalu mensyukuri apa yang ada dan selalu bisa bersabar,” tandasnya.

Sementara itu, Mikson Yapanto membenarkan kalau Darem sudah resmi bergabung dengan Nasdem. Mengapa kader PDIP itu memutuskan Ghosting  (istilah memutus cinta) dengan PDIP, ternyata Darem hanya ingin membantu Rachmat Gobel, karena menurut dia, program RG sangat bagus.

“Jadi bukan untuk berlindung di Nasdem, kami sudah sampaikan bahwa Nasdem tak bisa melindungi dan beliau bilang kalau cuma alasan berlindung, maka dia akan tetap di PDIP sebagai partai penguasa, kepindahannya semata-mata untuk membantu mensukseskan RG,” papar Mikson. (awal-46)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.