Tim takraw Gorontalo saat berlaga difinal
Tim takraw Gorontalo saat berlaga difinal

RadarGorontalo.com – Keperkasaan tim takraw Gorontalo, dibuktikan dalam laga final kontra Riau, dengan skor akhir 21 – 17. Smesh Hendra Pago memastikan kemenangan, dan menjadi penyumbang emas pertama untuk Gorontalo pada PON XIX 2016 di Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/9), di GOR UPI.

Sejak awal pertandingan, tim besutan pelatih Asry Syam itu, sudah menunjukkan dominasinya. Regu tiga yang turun di set pertama, berhasil mengakhiri permainan dengan skor 1-2 untuk Gorontalo. Sedangkan kemenangan, diraih oleh regu dua dan satu. Asry Syam sendiri mengatakan, walaupun menaruh kepercayaan besar kepada para pemain, namun ada sedikit keraguan. “sedikit saja mereka hilang konsentrasi, maka semuanya akan buyar. Untung, para pemain sudah teruju mentalnya, dan mampu pertahankan ritme permainan,” ungkap Syam.

Kemenangan telak saat laga kontra Jawa Timur, dengan skor 3-0 membuat para pemain serta official makin percaya diri saat menghadapi laga final. Sesaat setelah smash Hendra Pago mendarat dan pertandingan usai, seluruh official langsung berhamburan dalam lapangan. Air mata haru pun tak bisa dibendung. Dan ini menjadi emas pertama untuk Gorontalo.

Sementara itu, kemenangan kali ini menjadi motivasi untuk meraih kemenangan serupa di tiga nomor sisa yang akan diikuti tim sepaktakraw Gorontalo. Ketua Pengprov PSTI Gorontalo, Sofyan Puhi pun menaruh harapan besar di pundak para atlet. Dirinya berharap, kalau PON 2012 hanya mampu menyumbang 1 emas 1 perunggu, maka kali ini harus tiga emas sekaligus. (rg-34)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.