RGOL.ID – Sepak Bola memang tidak bisa dipisahkan dengan politik, dan  Sepak Bola itu memang sangat istimewa. Jadi tidak usah bingung mengapa dua Menteri sampe  terjun ke ajang Kongres PSSI untuk berebut jadi Ketua Dan Wakil Ketua PSSI. Tentu saja kedua Menteri itu sudah punya konsep yang dahsyad  untuk membangun Sepak Bola Indonesia bisa bangkit mengejar ketertinggalan.

Ingat Indonesia pernah punya sejarah keemasan di zaman Ramang.  Tidak mungkin Erick Thohir dan Zainudin Amali tifak punya misi untuk membuat sejarah besar Sepak Bola Indobesia.

Soal drama yang terjadi pada pemilihan Wakil Ketua yang harus di ulang, itu memang bagian dari politik. Zainudin yang pada pemilihan pertama menang namun pada pemilihan kedua kustru kalau dari dua pesaingnya, lalu kemudian Yunus Nusi mundur, itu sudah bagian dari strategi politik.

Skenarionya memang sudah begitu,  bukan karena Zainudin dan Junus Nusi sama sama orang Gorontalo, lalu Yunus memilih mundur. Sekali lagi itu sudah bagian dari skenario. Jadi kita lihat saja apakah dua tokoh ini mampu membuat  lompatan lompatan tinggi sehingga Sepak Bola Indonesia bisa kebih cepat berkembang. (LaAwal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.