oleh

Fadel Siap Perjuangkan Gorut

RGOL.ID, GORONTALO – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) yang notabene anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) perwakilan Gorontalo Fadel Muhammad menyatakan siap mengawal dan memperjuangkan program pembangunan di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).

Sebagaimana disampaikan Fadel saat hadir dalam kegiatan sosialisasi empat pilar MPR-RI kerjasama dengan PKK Gorut, yang dilaksanakan di Aula Gerbang Emas Kantor Bupati Gorut, Selasa (26/11) kemarin.

“Banyak hal terkait permasalahan pembangunan seperti mengenai pertanian dan perikanan yang kita bahas, serta menyerap beberapa aspirasi pembangunan dari Gorut yang akan kita bawa ke DPD, MPR dan juga kita salurkan ke teman-teman di DPR, baik itu di badan anggaran maupun di Komisi XI atau Komite IV,” tutur Fadel usai kegiatan tersebut.

Ada tiga hal yang kemudian dilihat Fadel di Gorontalo Utara dan perlu mendapat dukungan pusat.

Yang pertama, bidang pariwisata. Karena kata Fadel, Gorut berhadapan dengan negara-negara kawasan asia tenggara seperti Filipina, sehingga sangat potensi untuk pariwisata.”Terlebih begitu banyak pulau yang nanti kita akan lihat menjadi wisata bahari,” kata Fadel.

Yang kedua, perlu membangun jalan yang menghubungkan Pelabuhan Anggrek dan Kwandang secara langsung. Sehingga ini bisa jadi pertimbangan dari pada pemerintah pusat untuk dana pembangunan daerah.

Dan yang ketiga, di Gorontalo Utara akan dibangun suatu pusat kebudayaan Gorontalo dengan berbagai variasi budaya. “Aspirasi-aspirasi ini yang akan kita bawa ke tingkat nasional,” paparnya.

Maka dari itu, terkait aspirasi pembangunan tersebut, Fadel meminta tahun depan konsep pembangunan dari pemerintah Kabupaten Gorut sudah disiapkan sehingga dapat di bawa ke tingkat nasional.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Indra Yasin mengatakan keberadaan tokoh Gorontalo di pusat seperti Fadel Muhammad tentu perlu dimanfaatkan untuk dapat mengawal aspirasi pembangunan di Gorontalo, terlebih Gorut sehingga bisa diperjuangkan di pusat.

Apalagi kata Indra, mantan Gubernur Gorontalo itu mengenal betul potensi Gorontalo. “Kita ingin Gorontalo Utara yang berhadapan negara-negara Asia lainnya diperhatikan.

Dimana secara geografis, berbatasan dengan dua provinsi, yakni Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, sehingga Gorut sebagai daerah transit,” ujarnya.

Oleh sebab itu, kedepan Gorut membutuhkan pelabuhan bertaraf nasional dan internasional, baik pelabuhan bongkar muat ekspor impor di Anggrek
maupun pelabuhan angkut penumpang di Kwandang.

“Kami ingin menggabungkan kedua pelabuhan ini dari Pelabuhan Anggrek ke Pelabuhan Kwandang,” tuturnya. (ind-56)

Komentar