Fadel Usul Nani Wartabone di Bandara Gorontalo, Nelson Usul BJ Habibie di Kartajati

RGOL.ID – Pada peringatan Hari Patriotok 23 Januari kemarin, Lamahu Pusat menyampaikan gagasan untuk mengabadikan nama Pahlawan Nasional Nani Wartabone pada Bandara Gorontalo. Kata Ketua Lamahu Pusat Fadel Muhammad, pihaknya akan secara resmi menyampaikan gagasan itu pada Menteri Perhubungan.

” Pak Nelson sebagai Bupati Gorontalo juga akan berkirim surat pada pak Menteri Perhubungan, saya sudah bicarakan dengan beliu soal itu.” ungkap Fadel.

Lalu bagaimana dengan nama Jalaluddin yang selama ini diabadikan untuk Bandara Gorontalo, soal itu Fadel mengatakan Bandara lama yang kini menjadi Bandara AURI tetap menggunakan nama Bandara Djalaluddin.

Sementara Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo yang dihubungi secara terpisah mengakui memamg ada gagasan seperti itu.

Perubahan nama Bandara Djalaluddin Gorontalo menjadi Bandara Nani Wartabone memang merupalan kolaborasi antara Presnas dan Lamahu dan itu sudah dibahas pada Silatnas Presnas yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Ada banyak pokok pokok pikiran yang bagus dari Silatnas itu dan kata Nelson, semuanya sudah dibukukan termasuk soal perubahan nama Bandara Gorontalo, nanti pada bulan Pebruari buku itu akan diserahkan ke berbagai pihak, mulai dari para kepala daerah sampai pada pejabat penting di pusat.

Nah kembali pada soal perubahan nama tadi, Presnas tidak hanya bicara soal Gorontalo, tetapi juga Nasional, karena ada dua nama Bandara yang diusulkan Presnas untuk diberi nama dua mantan Presiden, untuk Kolamprogo Jateng diberi nama Bandara Soeharto dan Kartajati Jabar diberi nama Bandara BJ Habibie, mengapa karena BJ Habibie adalah alumni ITB.

” Kalau ada Bandara Sukarno Hatta, maka tak ada salahnya mantan Presiden Soeharto dan BJ. Habibie,” kata Deklarator Provinsi Gorontalo. Nah kata Bupati lagi untuk Gorontalo perlu dibedah lagi dan dibicarakan dengan semua pihak. (LaAwal)


Jangan Lewatkan

Komentar