oleh

FIS UMGO Gelar Mubes Pertama

-Pendidikan-283 Pengunjung

KAMPUS (RGOL.ID) – Musyawarah Besar (Mubes) memang sudah biasa terjadi di setiap perguruan tinggi. Namun untuk Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Mubes adalah hal baru.

Iya, Rabu kemarin (18/8), fakultas ini melaksanakan Mubes perdana pasca peleburan program studi (Prodi) dari tiga (3)
fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEIS), Fakultas Hukum (FH) dan Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

3 Fakultas ini telah disandingkan dan menjadi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) pada bulan Desember 2020 kemarin.

Sesuai pantauan awak media, Mubes FIS ini mengusung tema “Tekad Menuju Perubahan yang Penuh Aksi Untuk Regenerasi” yang dihadiri oleh Dekan FIS dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Aula Rektorat Lama itu dibuka langsung oleh Wakil Rektor III, Dr. Apris Ara Tilome.

Sebelumnya Dekan FIS, Dr. Trisusanti Lamangida, SE,. M.Si dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswanya.

“Saya kagum dengan mahasiswa FIS, meskipun dalam keadaan terbatas tetapi masih semangat untuk melakukan mubes pertama ini,” ungkap Trisusanti.

Ia juga meminta kepada seluruh mahasiswa FIS agar memaknai kegiatan tersebut dengan aksi positif dan dapat bermanfat bagi semua orang.

“Siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua BEM FIS, saya harap dia bisa memberikan perkembangan yang signifikan untuk FIS ke arah yang lebih baik,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Apris Tilome menjelaskan, bahwa Mubes ini merupakan sarana yang tepat untuk membina mahasiswa.

“Silahkan mengembangkan potensi yang ada di diri kalian dengan menjalankan kegiatan-kegiatan kampus, baik itu dalam skala universitas maupun fakultas.

Modal yang kalian haurs miliki adalah tepat waktu. Namun demikian jangan hanya tepat waktu di organisasi, tetapi juga dalam menjalankan kuliah, sebab itu adalah tujuan awal kalian disini,” jelas Apris.

Terakhir, ia meminta kepada mahasiswanya untuk menjadi pelopor dalam merekrut mahasiswa baru (Maba).

“Mahasiswa juga mempunyai kewajiban sebagai pelopor untuk merekrut mahasiswa baru guna membantu universitas dalam meningkatkan sumber daya manusia,” pungkasnya. (rg-63/HMS)


Komentar