Menpora Imam Nahrawi saat pemaparan Refleksi Tahun 2016 dan Semangat Menyongsong 2017. Foto: Ricardo/JPNN.com

JPNN.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan fokus kepada persiapan menyambut Asian Games 2018 ketimbang yang terdekat, SEA Games 2017.

Hal tersebut terungkap saat Menpora Imam Nahrawi memaparkan Refleksi 2016, Jumat (30/12). Imam menilai, pentas Asian Game 2018 lebih memiliki prestise karena selain digelar di rumah sendiri, pun merupakan agenda resmi International Olympic Commitee (IOC). Beda hal dengan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Dalam bidang keolahragaan, pada tahun 2017 pemerintah akan menfokuskan diri melakukan persiapan penyelenggaraan event Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018. Segala upaya akan dilakukan pemerintah untuk mensukseskan acara tersebut. Renovasi stadion GBK, pembangunan Wisma Atlet Kemayoran, pembangunan Velodrome, serta venue pertandingan di Palembang,” ujarnya.

Dalam sesi tanya jawab dengan awak media, Menpora menjelaskan bahwa Indonesia tidak memberikan target peringkat pada SEA Games 2017. Pemerintah hanya akan mengirim atlet cabang olahraga yang dipertandingkan pada ajang olimpiade saja.

“International Olympic Commitee (IOC) hanya mengakui pertandingan multievent Olimpiade dan Asian Games saja. Fokus kami ke depan adalah mempersiapkan atlet untuk event-event tersebut. Kami ingin SEA Games 2017 menjadi test event bagi atlet-atlet untuk mempersiapakan diri menghadapi Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020,” tegasnya.

Terkait refleksi tahun 2016, Menpora bersyukur karena banyak prestasi yang dicapai Indonesia. Sukses menorehkan prestasi pada ajang Olimpiade Rio De Janeiro 2016 dengan mendapatkan satu medali emas dan dua medali perak, serta mempertahankan satu medali perunggu di ajang Paralimpiade Rio 2016.

Pada 2016 Kemenpora juga sudah mencairkan bonus dan jaminan hari tua kepada atlet-atlet yang sudah berprestasi di ajang even internasional.

“Bonus diberikan untuk menghargai jasa-jasa mereka yang telah mengharumkan nama bangsa, selain itu juga dimaksudkan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada atlet yang lainnya agar berlatih secara serius dan disiplin sehingga dapat berprestasi,” urai pria asal Bangkalan, Madura tersebut. (ira/jpg/jpnn/rg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.