oleh

FSPMI Minta 7 Karyawan Hotel Maqna Bisa Bekerja Kembali

-Gorontalo-422 Pengunjung

GORONTALO (RGOL) – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Gorontalo meminta pihak manajemen Hotel Maqna untuk kembali memperkerjakan kembali tujuh karyawannya yang telah di Putushan Hubungan Kerja (PHK).” PHK kepada 7 teman-teman buruh tidak sesuai dengan aturan ” kata orator Meyske Abdulah usai berorasi di Depan Hotel Maqna
Rabu (2/6.)

Dalam kesempatan itu Meyske juga menyampaikan agar surat PHK agar dapat dicabut oleh managemen Hotel, dan memberikan kembali hak-hak karyawan dengan memperkerjakan kembali.

Usai menyampaikan orasinya FSPMI mendatangi pengadilan Negeri Gorontalo, dalam kesempatan Meyske meminta kepada Ketua Pengadilan Negeri Gorontalo agar pelaksanaan eksekusi putusan PHI (Pengadilan Hubungan Industrial) dilaksanakan, mengingat sampai saat ini belum ada satupun dilaksanakan , padahal putusan telah berkekuatan hukum.

” Hingga saat ini belum ada eksekusi putusan PHI, yang telah berkekuatan hukum tetap, dari tahun-tahun sebelumnya pun begitu,” ujar Meyske.

Ia meminta agar pengadilan tidak berpihak kepada pengusaha. Karena menurutnya, hal tersebut sangat merugikan para buruh.“Buruh sudah di PHK, tapi kemudian dia menuntut hak-haknya dia tidak bisa mendapatkan, karena ada intimidasi, tidak ada independensi. Tidak ada keberpihakan terhadap buruh,” kata Meyske.

Ia menyentil agar para hakim mengakomodir pada putusannya harus sesuai aturan, independen dan tidak berpihak pengusaha.

Sementara itu FSPMI didepan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Gorontalo FSPMI juga menyuarakan agar dinas terkait dapat memediasi perselisihan hubungan industrial tersebut dan berupaya berpihak kepada buruh.

Menurutnya, banyak masalah ketenagakerjaan saat ini, tapi kata dia, hal tersebut tak kunjung ada penyelesaian. Karena itu pun pihaknya meminta kepada DPRD yang merupakan perwakilan dari rakyat di Kota Gorontalo, harus jeli melihat permasalahan ataupun pengaduan tersebut.(AGus)


Komentar