oleh

Full Day School, Layak atau Tidak..?

-Headline, Pendidikan-161 Pengunjung
ilustrasi (Anwar/RG)

RadarGorontalo.com – Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Gorontalo menyoroti pelaksanaan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) atau yang lebih dikenal dengan full day school, di seluruh satuan pendidikan khususnya tingkat Sekolah Dasar se Provinsi Gorontalo.

Kepala Ombudsman Republik Indonesia, Provinsi Gorontalo Alim S Niode menjelaskan bahwa sejak full day school mulai di wacanakan ditingkat nasional memang sudah ada pro dan kontra mengenai hal ini.

Setelah program full day school telah diganti dengan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK), pun masih tetap menimbulkan pro dan kontra di sejumlah kalangan. “ Kami tengah berusaha untuk memastikan apakah memang program ini layak dilaksanakan di Provinsi Gorontalo,” Kata Alim.

Menurut Alim, pelaksanaan PPK memang membawa semangat baru dalam dunia pendidikan Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo, namun hal itu harus tetap memperhatikan beberapa poin penting.

Poin penting dimaksud adalah tidak hanya persoalan ketersedian sumber daya manusia dalam hal ini guru, namun fasilitas juga, serta pemenuhan cita-cita bangsa sesuai dengan undang-undang 1945.

Bisa jadi jika program ini dipaksakan tanpa persiapan yang matang maka semangat membawa perubahan justru akan menimbulkan banyak ketimpangan dimana-mana, padahal ini termasuk bagian dari pelayanan public mendasar,” Ujar Alim.

Alim memastikan, pihaknya akan berusaha untuk mencari fakta sebanyak-banyaknya terkait dengan pelaksanaan PPK ini, demi membantu semua demi pelaksanaan pelayanan pendidikan yang bersih dan bermartabat.

Menurut Alim, saat ini pihaknya belum akan berbicara banyak mengenai PPK, namun dipastikan dalam beberapa waktu mendatang Ombudsman Republik Indonesia akan merilis pandangan resmi terkait pelaksanaan program tersebut. (rg)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.