Galau, Curhat di FB, Tewas Gantung Diri di Kost…

RadarGorontalo.com – Diduga karena persoalan percintaan, seorang gadis nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban berinsial ISA (21) yang berstatus sebagai karyawati di sebuah perusahaan. Sebelum gantung diri, korban sempat mencurahkan isi hatinya di akun facebook miliknya. Korban ditemukan dengan posisi leher terjerat seutas tali di depan pintu kamar kostnya, di kompleks terminal utama Sentral, Senin (19/3) siang.

Kepala SPKT Polsek Kota Selatan Bripka Husain M. menuturkan, dari penyelidikan yang dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), usai membuat status korban menemu pemilik kos-kosan, untuk minta tali. Sayang, permintaan korban, sempat tidak diindahkan oleh pemilik kos. “Pemilik kos sempat bertanya pada korban, kalau tali digunakan untuk apa. Tapi pertanyaan itu, tidak dijawab korban. Sehingga pemilik kos tak memberikan talinya,” terang Bripka Husain.

Disisi lain, diduga kuat aksi bunuh diri korban ISA ini sudah direncanakan sebelumnya. Senin pagi sebelum melakukan aksinya, dikabarkan bahwa korban sempat menghubungi atasannya, bahwa dirinya izin tidak masuk kerja, karena tidak enak badan. Hal ini seperti diungkapkan Lurah Limba U1 Rio Lamusu, juga menjelaskan korban tinggal di kos-kosan tersebut, bersama seorang rekan kerjanya. Namun pada saat itu, rekan korban sedang tidak berada di kos-kosan, karena pulang daerah dimana ia tinggal. “Kejadian dan kasus ini, telah kami serahkan ke pihak yang berwajib,” singkat Rio.

Memang sebelumnya, gerak gerik korban, sempat dicurigai oleh Mira Bagulu. Ibu Rumah Tangga berusia 57 tahun, yang tidak lain pemilik kos-kosan, dimana korban tinggal. “Korban baru dua bulan tinggal disini, sejak pagi sempat saya curiga, waktu dia minta tali sama saya,” ungkap Mira.

Sementara itu, sehari sebelum kejadian, dikutip dari akun facebooknya korban ISA sempat menulis status “makasih so bekeng kita yakin ambe ini keputusan’. Status itu ditujukan kepada YT, yang diduga adalah mantan pacar korban. (rg-62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.