oleh

Gelar Tauwa diserahkan Pada Puncak FPO

PERTEMUAN dengan Dewan Adat Gorontalo bersama lembaga adat dari Duluwo Limo lo Pohalaa (persekutuan lima kerajaan) diruangannya
PERTEMUAN dengan Dewan Adat Gorontalo bersama lembaga adat dari Duluwo Limo lo Pohalaa (persekutuan lima kerajaan) diruangannya

Memenuhi Syarat Pulanga

GORONTALO (RADAR) – Walikota Marten Taha akhirnya memenuhi syarat Pulanga. Yang artinya, untuk gelar Tauwa, Marten dipastikan telah disepakati untuk memperolehnya pada tahun ini. Bahkan direncanakan penyerahan gelar ini akan dibuat pada puncak acara Festival Pesona Otanaha (FPO). “Puncak FPO adalah momen yang sangat tepat untuk penyerahan gelar ini. Sebab disitu akan dihadiri banyak kalangan. Maka gelar ini harus bisa di pahami oleh masyarakat maknanya,” kata Abdullah Paneo selaku Ketua Dewan Adat.

Abdullah menjelaskan, Tauwa merupakan gelar kehormatan tertinggi kepada seorang pemimpin di Gorontalo. Tauwa diartikan sebagai khalifah teladan, pedoman, acuan, pembimbing atau pemimpin. Dalam struktur adat Gorontalo, Walikota atau Bupati adalah olongiya (Raja) yang secara sah menduduki jabatan tertinggi di pemerintahan daerah. Tetapi mereka tidak berhak memperoleh gelar Tauwa sebelum memenuhi dua prasyarat. Yakni, telah mempersembahkan karyakarya nyata, yang disebut ilomata yang bermanfaat bagi seluruh rakyat, dan dinilai oleh masyarakat adat sebagai sosok yang telah memiliki sifat-sifat kepemimpinan moodelo.

Berdasarkan hal ini, kata Abdullah, Marten adalah sosok yang telah memenuhi syarat pemberian gelar ini. “Secara ketentuan yang dibuat oleh Ulipu, beliau telah memenuhi syarat dari dua ketentuan yang ditetapkan,” terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sebelum mendapat gelar Tauwa, seorang walikota atau bupati belum boleh disembah rakyat (dipo odutuwa lo tubo), ia hanya boleh dihormati dan dihargai, tapi tidak dalam kedudukan ada. Sebagai catatan, penyembahan terhadap Tauwa bukan berarti mempertuhankan, melainkan hanya sebagai simbol bahwa seorang Tauwa harus dekat dengan Allah SWT. “Ada satu hal yang menggelitik kami. Bahwasanya Walikota ini telah memperoleh berbagai penghargaan gelar dari luar daerah Gorontalo, salah satunya di Kota Solo. Artinya bagi pihak pemangku adat ini sangat mendukung penghargaan yang akan diberikan kepadanya. Di luar Gorontalo saja beliau bisa peroleh penghargaan, kenapa tidak di daerahnya sendiri,” pungkasnya. (rg-63)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar