oleh

Giliran Gula Pasir Diantisipasi

BOTU (RG) – Ditengah belum stabil-nya kebutuhan terlebih harga minyak goreng di pasaran, jajaran Komisi II Deprov, terus mengingatkan pihak eksekutif Pemprov dan instansi terkait, untuk turut mengantisipasi lonjakan kebutuhan pokok lainnya.

Terlebih yang turut dibutuhkan dalam menghadapi lebaran Idul Fitri, yang bulan suci Ramadhan atau puasa bagi umat muslim, hanya tinggal menghitung hari saja. Dimana, dari informasi yang diperoleh jajaran komisi yang membidangi urusan Ekonomi dan Keuangan ini, kebutuhan pokok yang dimaksud itu, adalah gula pasir.

“Karena, dari informasi yang saya dapatkan, PG Tolangohula sebagai produsen utama gula pasir di provinsi Gorontalo ini, sudah melakukan penggilingan.

Yang artinya, ketersediaan stok gula pasir saat ini, diduga hanya dimungkinkan pada bulan ini saja.” ungkap anggota Komisi II Deprov, Fadli Hasan, kemarin.

“Nah, bagaimana dengan menjelang lebaran Idul Fitri, disaat banyak aktivitas masyarakat, dalam mempersiapkan aneka kue lebaran, yang bahan baku-nya termasuk gula pasir?” tanya politisi dari PAN ini.

Olehnya, Fadli berharap, jika benar ketersediaan gula pasir dari PG Tolangohula, belum dipastikan akan mencukupi hingga mendekati Lebaran nanti, maka perlu ada koordinasi dan langkah-langkah konkrit serta antisipasi-nya yang ditempuh pemerintah sejak saat ini.

“Selain itu, solusi-nya dari saya, stok gula pasir yang dimiliki oleh PG Tolangohula saat ini, kalau bisa jangan dulu di didistribusikan ke luar provinsi Gorontalo. Utamakan dulu di provinsi Gorontalo, dan hal ini perlu koordinasi lebih lanjut dari pemprov dan instansi terkait, untuk mengantisipasi-nya.” harap mantan Wabup Gorontalo ini. (ayi)


Jangan Lewatkan

Komentar