Golkar Nasdem Sangat Mungkin Koalisi, Pemilu Tetap Proporsional Terbuka

RGOL.ID – Di tengah merebaknya usue resuffle yang akan dilakukan Presiden Jokowo pada Rabu mendebarkan dan menteror sejumlah Menteri, Nasden justru mengunjungi DPP Golkar.

Tentu banyak pertanyaan untuk itu. Apakah dari pertemuan Surya Paloh dengan Preseden Jokowi beberaoa hari lalu, bahwa tak ada Resuffe atau ada resuffle tetapi Nasdem tetap ada dalam kabinet sebagai partai pendukung pemerintah.

Lihat saja bagaimana Surya Paloh menggambarkan suasana pertemuan dengan. Jokowi selama 1 jam lebih itu.

” Kami ngobrol penuh, keakraban, dan keramahan serta sukap Presiden selama ini tidak ada yang berubah,” ungkap Surya Paloh.

Surya Paloh juga menegaskan bahwa resuffle ada hak prerogatif adalah hak presiden. Tampil dalam kunjungan DPP Golkar kemarin, Surya Paloh nampak sangat enjoy tak ada beban dengan adanya isue Resuffle.

Meski sekarang dia pemimpin Partai Nasdem, namun dia tidak bisa melupakan Golkar. ” sejak usia 16 tahun saya sudah di Golkar dan 43 tahun saya di sana,” kikah Surya Paloh, makanya kunjungan ke Golkar adalah prioritas. Soal apakah mungkin Golkar dan Nasdem berkoalisi, Surya mengatakan itu sangat mungkin.

Yang pasti, sebagai partai koalisi pendukung pemerintah semuanya harus tetap solid, harmonis dan kuat untuk mengawal pemerintahan gg Jokowi sampai akhir. ” kami mendukung pemerintahan pak Jokowi bukan untuk kepentingan sesat.” tegasnya.

Sementara Ketum Golkar Aurlangga mengatakan Indonesia mampu melawan badai dengan senjata berupa stabilitas politik. ” kita bisa keluar dari tekanan Covid dan Ekonomi karena partai pendukung pemerintah sangat solid, ” katanya.

Lalu Airlangga menegaskan kalau sistem Pemilu terbuka tetap akan dilaksanakan pada Pemilu 2024. ” Ini antara lain dari isi pertemuan, yang bisa dusampaikan pada publik dan ada juga yang tak bisa kami kami umumkan, yang pasti stabikitas politik harus terus dijaga dan Golkar Nasdem sepakat untuk setia mendukung pemerintah.

Jika Golkar koalusi dengan Nasdem di Pilpres, maka besar jemungkinan koalisi itu akan terjadi di Pilgub Gorontalo. Jika itu terjadi maka Gorontalon akan sangat kuat sekali, stabilitas politik juga akan aman dengan demikian pemerintahan akan berjalan dengan sangat baik. (LaAwal)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.