RGOL.ID – Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), berkomitmen untuk terus menekan angka inflasi di Provinsi Gorontalo.

Hal ini sejalan dengan Provinsi Gorontalo yang berhasil masuk 10 besar inflasi terendah nasional pada year on year (yoy) tahun 2022, yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik RI.

Komitmen tersebut diungkapkan Kepala perwakilan Bank Indonesia Gorontalo, Roni W. Purubaskoro dan Penjagub Hamka, pada kegiatan silahturahmi antara jajaran Pemprov Gorontalo, Forkopimda dengan BMPD Gorontalo, Selasa (3/1), bertempat di RM Meranti Indah, Kabupaten Bone Bolango.

“kami dari unsur perbankan Provinsi Gorontalo menyampaikan terimakasih kepada pak gubernur dan jajarannya dan juga Forkopimda, karena Provinsi Gorontalo berhasil dari pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga juga stabilitas sosial politik.

Inflasi kita juga di tahun 2022 termasuk provinsi di bawah nasional, tentunya ini sangat luar biasa,” ungkap Roni. Sementara itu Penjagub Hamka menambahkan tahun 2023 merupakan tahun memasuki kehidupan normal. PPKM telah dicabut oleh Presiden RI di penghujung tahun kemarin.

Dengan status kehidupan yang kembali normal, aktivitas perekonomian diharapkan kembali menuju tingkat pertumbuhan sebelum Covid-19.

“apa yang disampaikan pak Roni tadi saya setuju bahwa komitmen bersama untuk menjaga inflasi, alhamdulillah dengan koordinasi kita semua khususnya dengan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo masuk 10 terbaik tingkat inflasi terendah, insyaAllah tahun 2023 ini kalau Covid-19 sudah tidak ada, ekonomi akan bergerak dan ekonomi lokal akan tumbuh,” ujar Hamka.

Lebih khusus, Hamka mengharapkan perbankan di Gorontalo dapat terus berkontribusi terhadap perekonomian, khususnya dengan mendorong penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas.

Sehingga perekonomian di Gorontalo dapat semakin terakselerasi seperti sektor pertanian dan sektor perdagangan besar eceran, sekaligus untuk pertumbuhan yang lebih inklusif dan berdampak pada penurunan angka kemiskinan.

“apalagi APBD Provinsi Gorontalo sangat kecil sekitar 1,8 triliyun, itupun 75 persen dana transfer pusat dan 25 persen adalah PAD, mari bersama-sama menatap tahun 2023 ini dengan lebih optimis, terus bersinergi dan berkolaborasi untuk mencapai pertumbuhan yang lebih baik di 2023 ini,” tuturnya. (rg-25/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.