®Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) – Selangkah lagi tekad Rachmat Gobel membawa keluar Gorontalo keluar dari zona miskin, karena kemarin Anies Baswedan sudah menyampaikan konsepnya membangun 40 kota setara jakarta termasuk Gorontalo.

Untuk Gorontalo sendiri nampaknya Anis sudah punya data tentang potensi Gorontalo, untuk Anis akan jadikan Gorontalo sebagai Kota Agropolitan.

Nama Agropolitan ini sudah tak asing bagi Gorontalo, karena ini konsep dari Gubernur pertama Gorontalo Fadel Muhammad, tetapi ingat konsep ini di tangan seorang Presiden tentu hasilnya akan sangat dahsyat.

Pada acara Desak Amin siang kemarin di areal pertanian yang ada di Desa Hulontalangi Timur, Amin merinci apa saja yang akan dia lakukan untuk Gorontalo.

Misalnya soal kekawatiran seorang guru honorer bahwa satu saat Gorontalo akan kehilangan petani, karena orang orang muda tidak ada yang tertarik jadi petani.

Untuk itu kata Amin, dia akan membangun dunia pertanian agar nanti anak anak muda akan tertarik menjadi petani. Ingat dunia pertanian ini tidak akan mati sampai kapanpun, makanya ini harus diseriusi pemerintah.

Harus ada perubahan besar besaran, termasuk dalam dunia pertanian, ke depan kata Anies, petani punya kepastian harga produksi pertanian mereka, pupuk bisa tersedia kapan pun dibutuhkan petani. Demikian pula dengan Solar untuk nelayan.

Urusan pertanian ini kata Anis akan dibenahi secara besaran sehinga para petani bisa menabung, ukuran kesejahteraan petani itu kalau mereka sudah bisa menabung.

Anis tidak hanya memuji lokasi Desak Anis yang ke 13 dimana menurut dia yang terbaik, karena digelar di areal pertanian dengan latar belakang pegunungan.

Itu artinya kelelahan seorang Rachmat dalam mempersiapkan acara Anis di Gorontalo. Anis tidak hanya sangat bahagia terhadap sambutan rakyat Gorontalo tetapi juga pertanyaan pertanyaan hebat mulai dari kalangan muda maupun tua, baik itu petani maupun profesional.

Semua pertanyaan mereka diacungi jempol, misalnya pertanyaan mantan Guru, tentang Papua, betapa tidak pada Debat ketiga minggu malam semus Capres tidak ada yang menyinggung soal Papua, adalah Suwiryo, mantan Guru ini menilai kalau anak anak bangsa yang dikirim ke Papua hanya untuk dibunuh, kasian tentara kita mereka tidak bisa berbuat banyak untuk memerangi KKB dengan alasan HAM.

Selain itu ada juga yang minta agar Gorontalo memiliki sekolah.

Ada yang menarik di lokasi Desak Anis, sambil menunggu kedatangan Capres dari Koalisi Perubahan sejumlah warga desa tempat pelaksanaan Desak Anis bicara soal Debat Capres Minggu malam.

Ini membuktikan kalau rakyat kecil di plosok Desa, juga selalu mentikuti peristiwa di tingkat nasional, termasuk Debat Capres.

Makanya hasil debat ketiga Capres menjadi topik menarik sambil menunggu kedatangan Anis.

Sementara itu kunjungan Anis ke Gorontalo disambut histeris oleh warga Gorontalo, sejak dari bandara sampai ke Kota Gorontalo, rakyat berhamburan keluar melambaikan tangan pada Anis baswedan sebagai tanda dukungan mereka pada perubahan.

Sementara itu sejumlah ibu ibu yang baru saja selesai mengikuti acara kampanye Anis di Kota Gorontalo mapir di Caffe Manna, karena mereka cerita soal Anis, maka ibu ibu lain di meja sebelah tak tahan untuk bertanya.

” Dari acara pak Anis, bagaimana situasinya, ‘ tanya seorang ibu. Yang ditanya balik bertanya.” Tantu Amin ini, ” kata Ibu Ligen.

Mendengar itu Ibu yang mengaku karyawan BUMN hanya tersenyum.” Torang ini sangat ingin datang ke sana, namun teman teman ini ASN, sedang kita BUMN, jadi tidak bisa bamuncul uti, nanti di TPS jo,” kilahnya.

Lain lagi dengan cerita cerita seorang ibu dari Boalemo, dia nekat datang sendiri dengan menumpang Angkutan Umum hanya ingin melihat Anis secara langsung. Sejumlah warga Boalemo yang kenal dengan bersangkutan sangat. Kaget melihiat ibu itu hadir di acara Anis.

” Deng sapa, nae apa,” tanya mereka. ” Nae Angkot uti,” jawabnya. Lalu mereka mengajak ibu tadi pulang besama.

Mantan Bupati Boalemo, Roem Pagau hanya bisa memggeleng gelengkan kepala melihat kenekatan ibu itu.

Ada yang menarik pada acara di Kota Gorontalo sore kemarin, betapa tidak, tiba tiba Anis menyebut mantan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, kontan saja ribuan massa yang hadir langsung memberikan tepuk tangan panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.