oleh

Gorontalo Mulai Sosialisasikan Vaksinasi Untuk Anak 12 Sampai 17 Tahun

-Gorontalo-163 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya untuk mencapai target vaksinasi. Tidak hanya masyarakat umum, namun kegiatan vaksinasi juga menyasar anak-anak umur 12 hingga 17 tahun. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai melakukan sosialisasi vaksinasi bagi anak 12 sampai 17 tahun kepada kepala sekolah, guru dan komite SMA/SMK dan SLB.

Sosialisasi yang dilakukan secara daring dipimpin oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dari Rumah Jabatan, Selasa (10/8). Gubernur Rusli meminta kepala sekolah dan komite bekerja sama mensosialisasikan vaksinasi anak usia sekolah. Jika vaksinasi anak ini sudah lengkap dan menyeluruh, maka tentunya harapan masyarakat, khususnya orang tua untuk bisa memulai sekolah tatap, bisa segera terealisasi.

“peran guru dan komite sangat penting untuk menyadarkan orang tua dan anak agar mau ikut vaksinasi,” ujar Gubernur Rusli Habibie, sembari meminta vaksinasi anak usia 12 sampai 17 tahun bisa berjalan maksimal, termasuk vakasinasi para guru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Dr. Wahyudin Katili menyampaikan dari 4.857 guru SMA/SMK dan SLB, 80 persen diantaranya sudah menjalani vaksinasi. “banyak guru yang berinisiatif untuk ikut vaksinasi, namun karena beberapa alasan seperti tekanan darah naik, maka belum bisa dilaksanakan,” kata Wahyu.

Pemprov Gorontalo menargetkan vaksinasi bagi anak usia 12 sampai 17 tahun dapat dilaksanakan bagi 42.000 siswa usia sekolah. Jika vaksinasi dilakukan 100 hari ke depan, maka setiap hari ada 420 siswa yang divaksin. Jika anak-anak sekolah ini kompak menerapkan Protokol kesehatan 3M dan ikut vaksinasi, maka penyebaran Covid-19 bisa ditekan.

“guru dan murid harus jadi contoh suksesnya program vaksinasi,” Kadis Kesehatan dr. Yana Yanti Suleman. Sementara itu, guru dan komite menyambut baik sosialisasi itu, sekaligus meminta agar ada kepastian jumlah dosis yang akan diberikan kepada semua anak sekolah.

Berikutnya menyangkut sosialisasi dan penjadwalan di semua sekolah yang harus sudah diatur sejak dini. Data Dinas Kesehatan menyebut bahwa vaksinasi untuk remaja hingga 9 Agustus 2021 masih sangat rendah. Vaksin dosis 1 baru 4.823 orang, sementara dosis 2 baru 934 orang. (awl)


Komentar