oleh

Gubernur Lepas 96 Personil Brimob Yang Bertugas Di Papua

Gorontalo (rgol.id) – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, bersama Kapolda Gorontalo, Irjenpol Adnas, melepas 96 personil Brimob Polda ( 1 SSK person satuan Brimob Polda Gorontalo ) yang akan bertugas untuk pengamanan daerah rawan Kabupaten Puncak Jaya Papua, di lapangan Polda Gorontalo, Senin (29/06).

Dalam sambutannya, Rusli mengatakan sejak ia menjadi gubernur, Polda Gorontalo khususnya Brimob Gorontalo sudah mendapat banyak penugasan dan kepercayaan dari pimpinan atas.

”Ini merupakan kebahagiaan bagi saya sebagai pimpinan di Provinsi Gorontalo, bahwa TNI dan Polri khususnya yang bertugas di wilayah Provinsi Gorontalo mendapatkan kepercayaan begitu besar untuk memberikan tugas yang tidak sedikit atau tidak ringan,” ucap gubernur .

Gubernur Rusli Habibie bersama Kapolda, Danrem dan anggota yang akam bertugas di Papua (f.hms/fadli)

Menurut Rusli, tugas TNI/Polri sekarang tidak ringan karena menghadapi musuh yang tidak diketahui keberadaannya yaitu corona. “Sekarang kita masih berhadapan dengan pandemi corona, musuh yang tidak pernah kita lihat kapan datangnya, dimana datangnya dan dari siapa. Corona ini tidak pernah takut dengan senjata,” kata gubernur.

Dalam kesempatan itu juga Rusli menitipkan pesan agar para personil yang bertugas menjaga diri khususnya masalah yang terkait dengan pandemi corona. “Ini tugas sangat berat, jadi harus hati-hati, waspada. Kenali dirimu, kenali musuhmu, karena dia yang harus kita lawan baik itu corona maupun orang-orang yang mengganggu, menggagalkan NKRI,” tutupnya.

Pengiriman pengamanan ke Puncak Jaya Papua terkait situasi kamtibmas di Papua yang mengalami eskalasi dari gangguan keamanan yang dilakukan oleh kelompok kelompok bersenjata yang ingin memisahkan diri dari NKRI, baik yang dilakukan terhadap masyarakat maupun terhadap lokasi-lokasi nasional di wilayah Papua.

96 personil tersebut akan bertugas selama 8 bulan dan dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob. (RG-25)

Komentar