oleh

Gubernur Perintahkan Kader Golkar Bantu Petani

-Ekonomi-458 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Gubernur Gorontalo berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah menunda impor beras. Memang sejak awal Gubernur meminta kepada pemerintah pusat agar beras impor tidak masuk Gorontalo, karena hasil produksi beras Gorontalo surplus, bayangkan kalau beras impor masuk, maka petani benar-benar merugi, otomatis utang semikin bertumpuk.

Menurut Gubernur, sebaiknya dana untuk mengimpor beras digunakan untuk meningkatkan produksi padi, buka pencetakan sawah baru, bantu alat-alat pertanian, bangun gilingan padi yang berteknologi tinggi, agar produksi beras dari daerah-daerah tidak kalah bersaing dalam hal kualitas.

Dengan demikian daerah-daerah bisa saling membantu, misalnya jika Sulut kekurangan beras sementara Gorontalo surplus, maka Gorontalo bisa drop beras ke sulut, demikian pula sebaliknya. Sama halnya dengan Sulsel dan Sulteng, kita bisa saling droping beras.

Sementara itu Gubernur juga menginstruksikan kepada seluruh kader Golkar, terutama yang ada di DPR, mulai dari Provinsi sampai ke Kabupaten dan Kota, untuk segera turun membantu petani untuk mengurus persyaratan dari program pemerintah pusat agar bisa mendapatkan pupuk bersubsidi dan bantuan-bantuan pertanian lainnya.

“Petani kita ini selalu cuek dengan hal-hal seperti itu, mereka lebih mengutamakan kesibukan mereka di sawah, karena itu kita yang harus jemput bola,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengatakan, program pemerintah pusat sudah bagus, dan tidak ada niatan untuk menolaknya, hanya saja ini harus ada sosialisasi dan tidak dadakan.

Namun begitu, sebagai Gubernur dan juga kebetulan sebagai Ketua Partai, maka dia akan segera menggerakkan kader-kader partainya untuk membantu para petani mengurus persyaratan agar bisa terdata di e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok), karena tanpa punya kartu tani, maka petani tak bisa dapat pupuk bersubsidi dan dengan kartu ini, semua petani akan terdata e- RDKK. (awal-46)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.