oleh

Gubernur Perjuangkan Klaim BPJS RS Ainun

-Kesehatan-240 Pengunjung

RGOL.ID – Gorontalo, Menindaklanjuti keterlambatan klaim Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) terhadap Rumah Sakit dr. Hj. Hasri Ainun Habibie (RS Ainun), Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Senin (23/9) kemarin, menemui Direktur Utama BPJS Fachmi Idris di kantornya, Jakarta.

Kedatangan Rusli adalah untuk memperjuangkan kejelasan pembayaran klaim BPJS atas layanan rumah sakit. “Saya memohon kepada Pak Dirut agar RS Ainun diselamatkan dulu pembayaran klaim BPJS. Kira-kira bagaimana jalan keluarnya sehingga ini tetap jalan dan pelayanan tetap maksimal,” harap Rusli.

Ada lebih kurang Rp3 miliar klaim RS Ainun sejak bulan April hingga Juni yang belum dicairkan. Hal itu berdampak pada biaya operasional tenaga medis dan non medis rumah sakit.

BPJS saat ini berada dalam kondisi yang dilematis. Di satu sisi iuran yang dibayar warga masuk setiap bulan, namun di sisi lain iuran tidak mampu menutupi klaim rumah sakit seluruh Indonesia. Oleh karena itu, iuran BPJS perlu penyesuaian menunggu persetujaun Presiden terkait dengan besaran premi.

Meski begitu, Dirut BPJS Fachmi Idris merespon baik permintaan gubernur. Fahmi menyampaikan bahwa klaim BPJS untuk bulan Januari hingga Maret sudah masuk di rekening RS Ainun. Dana lebih kurang Rp2 miliar akan dicairkan pekan ini untuk pembayaran jasa medis dan non medis rumah sakit.

“Jadi untuk Ainun akan kita prioritaskan karena tidak bisa melakukan pinjaman di bank. Cabang di sana kami minta rekonsiliasi untuk bulan layanan, bulan beban dan bulan bayar. Cabang mengirim surat untuk kami lakukan pembayaran,” ungkap Fachmi. (mey-25)


Komentar