oleh

Gubernur Sebaiknya Mantan Kepala Daerah

-Politik-556 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Rachmat bisa maju, bisa tidak, tergantung panggilan apa yang bisa memaksanya maju di Pilgub. “terus terang sangat kecil bagi kakak Rachmat Gobel untuk turun ke Pilgub,” kata Ketua DPW Nasdem Gorontalo, Hamim Pou.

Jadi kata Bupati 3 periode ini, sesungguhnya RG tak punya keinginan maju di Pilgub, kecuali ada panggilan yang memaksanya harus maju di Pilgub. “dan itu bukan sekadar keinginan politik, misalnya panggilan budaya,” katanya. Lalu bagaimana dengan dirinya, apakah tidak akan maju di Pilgub? Hamin tersenyum.

“Masih lama, apalagi saya masih menjabat sampai 2024, dan torang sudah punya pengalaman bertarung di Pilkada, jadi sudah tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.

Seraya menarik napas dalam-dalam, tiba-tiba Hamim seperti bicara pada dirinya sendiri, bahwa jabatan itu sebebarnya bisa mendekatkan diri pada Allah jika dilaksanakan dengan penuh amanah, penuh kasih sayang dan tanggung jawab.

“Kita harus punya narasi dan ilomata,” katanya. Dia kemudian mencontohkan Fadel Muhammad yang sampai sekarang tetap lekat di hati rakyat. “luar biasa beliau itu, kita semua ingin mengakhiri masa jabatan dengan baik dan tetap di kenang rakyat,” katanya.

Sementara itu banyak kalangan mengatakan, Gubernur akan datang sebaiknya dari kalangan mantan-mantan kepala daerah seperti Bupati dan Walikota, tetapi dengan catatan mantan-mantan kepala daerah yang berprestasi.

Memang sekarang ini ada banyak kepala daerah yang akan mengahiri masa jabatannya pada 2024 mendatang, mereka adalah Marten Taha, Nelson Pomalingo, Hamin Pou dan Indra, namun yang akan bertarung di Pilgub nanti hanya 3 yakni Marten, Nelson dan Hamim, termasuk Syarief yang sudah lebih dulu mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati dua periode.

“Semua mereka ini adalah orang-orang yang sukses di panggung politik dan tentu saja mereka sangat memenuhi syarat jadi Gubenur,” beber Hamim. (awal-46)


Komentar