Gubernur Rusli Habibie saat berada di KPP Pratama Gorontalo
Gubernur Rusli Habibie saat berada di KPP Pratama Gorontalo

Tax Amnesty

RadarGorontalo.com – Kalangan pengusaha harus mencontoh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, kalau ingin usahanya aman. Dalam sosialisasi Tax Amnesty senin (21/08), terang-terangan Rusli membeberkan besarnya biaya pajak yang dikeluarkannya, yakni sebesar Rp. 400 juta, dalam program tax amnesty kali ini.

“Adanya program tax amnesty ini, pengusaha jangan takut untuk mengungkapkan data harta kekayaannya. Pengusaha diberikan keluasaan untuk mengungkapkan hartanya tanpa harus takut-takut. Semua data kekayaan dijamin kerahasiaanya oleh kantor pajak,” kata Rusli Habibie saat berbicara di hadapan 400 pengusaha Gorontalo, dalam sosialisasi tax amnesty oleh KPP Pratama Gorontalo, Senin (22/8).

“Contohnya saya, meski sebelum menjabat gubernur dan dua tahun menjabat saya telah memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK, namun ternyata setelah konsultasi dalam program tax amnesty ini, masih ada yang harus saya benahi dan lunasi. Ini karena ketidaktahuan saya terhadap beberapa item laporan yang sangat detail.  Alhamdulillah saya sudah membayar sebesar Rp 400 juta. Karena itu, mari kita benahi laporan harta kita dalam program ini,” tuturnya.

Karena itu, para pengusaha diminta untuk mengungkapkan  keberadaan harta-hartanya, termasuk dana-dana yang di simpan di luar negeri melalui repatriasi dana. “Mari kita manfaatakan fasilitas ini, dan jangan sampai lewat MAret 2017, karena nanti kita akan membayar lebih dari 2 persen. Dan saya yakin, para pengusaha di Gorontalo ini mau melakukan hal yang sama,” tuturnya.

Dijelaskannya juga, beberapa mega proyek di Indonesia termasuk di Gorontalo saat ini, membutuhkan dana dari besar yang dananya berasal dari APBN. Tahun 2016 ini menurutnya, untuk pembangunan tambahan negara membutuhkan dana Rp165 triliun, namun sampai perjalanan anggara triwulan II belum tercapai. Karena itu, dana dari pajak menjadi solusinya, sebab dana dari sumber daya alam khususnya minyak, sulit diharapkan dengan turunnya harga minyak dunia.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Gorontalo, Ahmad Tirto Nugroho, mengakui masih rendahnya respon para pengusaha di Gorontalo untuk memanfaatkan fasilitas tax amnesty. Karenanya, dengan himbauan Gubernur Gorontalo  kepada para pengusaha, dapat meningkatkan respon pengusaha untuk melaporkan data harta kekayaannya. “Kami apresiasi kepada Gubernur Rusli Habibie yang mendukung program ini. Kami juga memberikan tanda terima surat pernyataan harta Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, yang sudah kami terima laporannya seminggu yang lalu ,” kata Ahmad Tirto Nugroho. (rg-50)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.