oleh

Hamim Siapkan Pendidikan Vokasi

-Bone Bolango-249 Pengunjung

RGOL.ID – Gorontalo, Bupati Bone Bolango (Bonebol), Hamim Pou berencana menyiapkan pembangunan Politeknik di Bone Bolango untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Dalam rencana tersebut,Hamim berkoordinasi dengan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Eko S.A. Cahyanto, di Gedung BPSDMI Kementerian Perindustrian, Jakarta (30/9) kemarin.

Pertemuan tersebut membahas beberapa hal terkait kesiapan Bone Bolango untuk peningkatan kualitas SDM, terutama angkatan siap kerja. “Bone Bolango mulai menggeliat industrinya, butuh partisipasi SDM yang terampil.

Oleh karenanya, sekolah vokasi dibutuhkan baik itu SMK, Akademi Komunitas maupun Politeknik,” ujarnya.

Hamim mengakui pentingnya sekolah vokasi ini tidak hanya difokuskan untuk Bone Bolango, tapi juga Provinsi Gorontalo secara umum, karena tidak menutup kemungkinan akan ada peminat dari daerah lain di Sulawesi.

Melihat keseriusan Hamim, Kepala BPSDMI Eko Cahyanto memberi sinyal baik. Eko melalui BPSDMI akan memfasilitasi apa yang menjadi kebijakan Hamim di Bone Bolango.

“Dalam waktu dekat yang paling dimungkinkan adalah pendidikan D1. Kami akan bangun disana. Nanti tim saya ke Bone Bolango mengidentifikasi kebutuhan di sana,” ujarnya.

Pendirian lembaga pendidikan D1 harus disesuaikan dengan kebutuhan industri di Bone Bolango, agar lulusan D1 bisa segera dipekerjakan setelah wisuda.

Bisa saja lulusan itupun dipekerjakan di daerah lain yang membutuhkan SDM. Eko pun menambahkan ekspor tenaga kerja bisa memberikan remitensi bagi daerah.

Selain itu BPSDMI pun memberikan tawaran kepada Hamim, untuk mengirimkan putra-putri terbaik Bone Bolango yang siap kerja untuk mengikuti pelatihan pendidikan ketrampilan kerja di BPSDM Makassar.

“Minimal 30 orang yang siap kerja untuk kami latih, ada keterampilan pengemasan dan pengolahan makanan maupun hasil laut,” tambahnya. Hamim pun menyambut baik usulan itu.

“Kami akan kirimkan putra-putri Bonebol untuk mengikuti pelatihan, baik itu pekerja industri rumahan seperti busana, maupun hasil pertanian,” sambut Hamim.

Kerja sama bersama BPSDMI Kementerian Perindustrian RI ini menjadi langkah taktis Hamim dalam rangka menciptakan tenaga kerja terampil dan berkualitas berdasarkan keahlian.

Daerah harus siap sedia memfasilitasi warganya untuk terus berkembang dan berkontribusi positif dalam pembangunan ekonomi. (wal-46)


Komentar