Hana vs Idah

RadarGorontalo.com – Hajatan Pemilu Legislatif (Pileg) di 2019 mendatang, khususnya di bursa calon legislatif (caleg) DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) provinsi Gorontalo, akan menarik diikuti. Menyusul, telah dilakukannya penjajakan bakal caleg dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang akan menjagokan Hana Hasanah Fadel Muhammad, dalam pertemuan lintas seluruh pengurus PAC-DPC se provinsi Gorontalo di Sekertariat DPW PPP provinsi Gorontalo, semalam.

Yang dalam artian, jika Hana resmi direkrut PPP di bursa caleg Senayan dari dapil Gorontalo, maka secara otomatis, mantan perempuan nomor wahid di provinsi Gorontalo ini, akan berhadap-hadapan dengan first lady Gorontalo saat ini, Idah Syaidah Rusli Habibie. Yang notabene digadang-gadang akan mengendarai Partai Golkar di Pileg 2019 nanti. “Akan menarik diikuti, siapa yang akan tembus ke Senayan. Hana atau Idah, atau bahkan kedua-keduanya? Karena, bagaimana pun, keduanya memiliki elektabilitas dan keterterimaan tersendiri di ragam kelompok masyarakat se provinsi Gorontalo,” sahut sejumlah pihak dan politisi, kemarin.

TANPA MAHAR

Sementara itu, dari silaturahmi Hana bersama para kader, simpatisan dan segenap Pimpinan Anak Cabang (PAC), serta 6 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP di Sekretariat DPW PPP provinsi Gorontalo semalam, Ketua DPW PPP, Nelson Pomalingo, menegaskan rekruitmen plus dukungan pihaknya untuk Hana ke bursa caleg DPR RI 2019, tanpa syarat tanpa mahar, dan telah melalui restu DPP PPP. “Rekomendasi kami (PPP) untuk ibu Hana, sebagai caleg PPP ke DPR RI di 2019 nanti, turut merupakan usulan dari DPP,” ungkap Bupati Gorontalo itu.

Tidak heran, bakal maju-nya Hana dari PPP ke DPR RI, langsung menuai respon dan dukungan aspiratif dari para kader parpol berlambang Ka’bah ini. “Semua masyarakat Gorontalo tahu, ibu Hana adalah pemilik suara terbanyak, saat Pileg 2014 lalu. Olehnya, dengan majunya beliau dari PPP, kami akan lebih menegaskan perolehan suara ibu Hana, akan lebih banyak lagi, di 2019 mendatang. Yang insya Allah, ini artinya, PPP akan bisa kembali menempatkan minimal satu kader-nya di Senayan, untuk periode 2019-2024 nanti,” sahut Ketua DPC PPP Kota Gorontalo, Rivai Bukusu. (tr-10/RG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.