Hanya Rusli-Idris Incumbent Yang Menang

NKRI didampingi Penjabat Gubernur Prof. Zudan dan Ketua DPRD Paris Jusuf, saat konferensi pers,di Grand Q Hotel, Jumat (7/4)

RadarGorontalo.com – Rusli Habibie memang jawara, dari 7 Pilgub 2017, 6 incumbent tumbang termasuk Ahok di DKI Jakarta. Satu satunya incumbent yang menang hanya Rusli Habibie, dan hebatnya lagi pasangan Rusli-Idris menang di atas 50 persen. Ini luar biasa, kemenangan Rusli itu sudah barang tentu penghargaan masyarakat Gorontalo atas prestasinya selama memimpin.

Di mana 70 persen kepuasan masyarakat atas program unggulan NKRI seperti pendidikan dan kesehatan gratis, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan, mereka balas ketika di TPS dengan memilih kembali Rusli Habibie. “Hebat am, cuma te bos yang incumbent menang. Te Ahok saja tiarap hehehehe,” kata salah satu petinggi DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, saat berbincang-bincang dengan Radar terkait Pilgub putaran ke 2 DKI Jakarta, kemarin.

Menurutnya lagi, kekalahan para incumbent di Pilkada serentak 2017 ini menjadi pembelajaran bagi para incumbent musim Pilkada 2018 mendatang. Setidaknya para incumbent di Gorontalo mengevaluasi kerja-kerja politik mereka kedepan. Jangan terlena, jangan takabur apalagi padang enteng terhadap hal-hal kecil yang bisa merusak terget politik itu sendiri.

Segala potensi termasuk lobi-lobi politik harus terus-menerus dimaksimalkan dengan baik dan benar. “Ini bahan evaluasi untuk pak Marten Taha dan pak Indra Yasin di Gorontalo Utara. Namun harus diingat dengan baik kuncinya jangan sakiti hati rakyat. Kalau seorang politisi menyakiti hati rakyat maka di Pilkada-lah rakyat membalasnya,” kunci kader Golkar tersebut.

Sekedar informasi, 7 Provinsi yang melaksanakan Pilgub serentak 2017 ini adalah Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Papua Barat. (rg-50)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.