oleh

Harga Minyak Goreng Melonjak Tinggi, Darmawan Pertanyakan Kinerja Pemerintah

GORONTALO (RGOL.ID) – Menyikapi langkah dan tingginya harga bahan pokok belakangan ini, ditanggapi anggota DPRD Kota Gorontalo dari Fraksi PDIP, Darmawan Duming.

Menurutnya, sesuai peraturan Menteri Perdagangan, harga eceran tertinggi adalah Rp14 ribu, tetapi karena kelangkaan minyak goreng, maka dengan cepatnya pemerintah mencabut peraturan tersebut dan menerbitkan peraturan baru dengan menetapkan harga eceran tertinggi

itu dikhususkan pada minyak goreng curah, sedangkan untuk minyak goreng kemasan itu disesuaikan dengan harga pasar.

“Saya sebagai anggota DPRD dari fraksi PDIP sangat prihatin atas penyampaian dari pak Menteri, karena sampai saat ini harganya melonjak Rp24 ribu hingga Rp 29 ribu per kilogram, sehingga itu kami ingin dalam undang-undang dasar itu harus jelas, dan pemerintah harus hadir dalam melindungi masyarakat,” kata Darmawan.

Disamping itu, Darmawan juga berharap soal minyak goreng ini, pemerintah pusat tetap harus menetapkan harga tertingginya, agar ditingkat pedagang tidak mudah mempermainkan harga. “mengingat tak lama lagi akan memasuki bulan ramadhan, saya berharap Pemda dan pemerintah pusat segera menstabilkan harga minyak goreng, baik dari sisi pengadaan hingga harga, jangan sampai ini yang nantinya akan

memberatkan masyarakat yang kemampuan beli mereka sangat rendah,” tambahnya. Disisi lain, dalam persoalan ini, Darmawan tak membanding-bandingkan, akan tetapi yang perlu dipertanyakan ada kinerja dari pembantu-pembantu Presiden yang sebelumnya negara yang dihebohkan dengan pernyataan Menteri Agama tentang pengeras suara di masjid yang dibandingkan dengan suara anjing.

Kemudian masyarakat kembali diresahkan dengan kelangkaan dan harga dari minyak goreng. Pemerintah harusnya membantu masyarakat apalagi menjelang bulan ramadhan. “di Kota Gorontalo saja, belum tentu semua masyarakat memiliki

pendapatan yang cukup, sehingga untuk membeli kebutuhan sehari-hari sangat sulit, apalagi ditambah dengan kelonjakan harga minyak goreng itu, sehingga itu harus ada upaya pemerintah agar masyarakat tidak terbebani untuk membeli minyak goreng,” tegasnya. (fah)


Jangan Lewatkan

Komentar